Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Apa yang Mereka Hargai?

“Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa – apa ke luar.” (I Timotius 6 : 7)

Seorang biksu dengan pakaian dekil datang memohon sumbangan ke rumah seorang saudagar kaya. Saudagar kaya itu merasa sebal dengan penampilan si biksu dan mengusirnya pergi dengan kata – kata kasar. Beberapa hari kemudian seorang biksu besar datang dengan jubah keagamaan yang mewah dan berkilauan, memohon sedekah ke saudagar kaya tersebut. Si saudagar kaya segera menyuruh anak buahnya untuk menyiapkan makanan (vegetarian tentunya) mewah untuk si biksu. Lalu ia mengajak si biksu untuk menikmati makanannya. Si biksu menanggalkan jubah keagamaannya yang mewah, melipatnya dengan rapi dan meletakkannya di atas kursi meja makan. Katanya, “Kemarin aku datang dengan pakaian usang dan anda mengusirku. Hari ini aku datang dengan pakaian mewah, dan anda menjamuku. Tentunya makanan ini bukan untukku tapi untuk jubah ini, jadi silahkan anda menjamu jubah mewah ini.” Setelah berkata demikian si biksu tersebut berlalu, meninggalkan si saudagar yang terkaget – kaget bersama jubah mewahnya di atas kursi.

Sobat Talenta, dalam kehidupan ini, apa yang harus kita banggakan? Harta kita, kepandaian kita, ataukah pekerjaan kita? Ingatlah bahwa semua yang kita banggakan tersebut sifatnya adalah sementara, jadi sudah sepantasnya kita tidak merasa sombong. Dan oleh sebab itu biarlah kita juga tidak menilai orang hanya dari hal – hal yang sifatnya sementara itu. Memang pada dasarnya setiap manusia akan melihat apa yang kita kenakan, dan kita juga seringkali menilai orang lain dari penampilannya, tetapi percayalah Tuhan melihat manusia lebih daripada itu. Cerita di atas menunjukkan kepada kita bahwa ternyata bukan pribadi kita, melainkan pakaian dan penampilan yang seringkali dihormati oleh manusia.

Jadi, mari belajar untuk tidak menghargai orang lain hanya dari penampilannya saja, namun sebaliknya, mari kita sendiri juga belajar untuk memiliki penampilan yang baik supaya orang lain juga tidak salah dalam menilai kita. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s