Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Respon dan Saluran

facebook“Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!” (II Tawarikh 15 : 7)

Saluran adalah sarana yang dipakai untuk tempat mengalirnya sesuatu ke arah tertentu. Seseorang bisa saja memilih untuk melakukan tindakan yang anarkis, emosional, negatif, kasar atau memilih untuk mengucap syukur, introspeksi, dan mengarahkan hidupnya pada hal – hal tertentu yang positif sebagai akibat dari suatu kejadian.

Alkisah, ada seorang pemuda yang merasa kecewa karena ditolak oleh seorang gadis. Alih – alih melakukan tindakan yang merusak dirinya, ia menyalurkan kegeraman hatinya dengan sebuah upaya kreatif. Siapa tahu kelak ia bisa menjadi terkenal dan mencantumkan fotonya lewat saluran internet. Dari situ muncullah facebook yang sekarang banyak digandrungi orang sedunia dan menjadi situs pertemanan yang paling populer. Bisa dibayangkan berapa banyak penghasilan yang didapat oleh pemuda tersebut karena emosi yang disalurkan secara kreatif dalam bentuk karya besar. Pemuda itu adalah Mark Elliot Zuckerberg. Kini, situs Facebook digunakan lebih dari 100 juta orang secara aktif dan akan terus bertambah lagi. Kini, pemuda triliuner itu sudah sangat mapan dari segi finansial dan bahkan bebas memilih pacar atau pasangan hidup di antara jutaan fansnya dari seluruh dunia. Darimanakah awal kekayaannya? Dari keberhasilannya menyalurkan rasa kecewanya akibat gagal dalam percintaan kepada hal yang positif dan kreatif.

Dalam keseharian kita sebagai seorang profesional, pengusaha, karyawan, atau pelayan Tuhan, tentu banyak peristiwa yang membuat kita mengalami kegagalan atau merasa down. Ada yang gagal dalam tender, kalah dalam persaingan bisnis, menderita kerugian, mengalami kejadian tak terduga yang membuat perusahaannya berada dalam kondisi kritis, ditegur secara keras oleh atasan, di PHK, gagal dalam ujian, atau bahkan menemui jalan buntu dalam pelayanan, dan berbagai bentuk kegagalan lainnya. Semua itu bisa dialami oleh siapa saja dan perusahaan atau institusi mana pun. Kita juga tahu berbagai keputusan, tindakan, respon, yang telah diambil oleh banyak orang di dunia ini. Ada yang menyalurkan kegagalannya dengan cara yang buruk dan negatif, ada yang menyerah pasrah dan tidak mengubah keadaan, tetapi ada juga yang bisa mengubah situasi tertekan menjadi naik drastis, dari tantangan menjadi peluang, dan dari terpuruk menjadi berkat bertumpuk.

Sobat Talenta, jangan sampai kita salah pilih dalam meresponi suatu kejadian atau suatu keadaan. Inilah saatnya memilih saluran yang baik dan positif untuk setiap kejadian. Kita bisa mencontoh tindakan Mark Zuckerberg, yang menyalurkan kegagalannya dalam suatu “dendam” yang positif, kreatif, dan inovatif, hingga akhirnya menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Bukankah kita tidak jauh berbeda dengan Mark Zuckerberg? Kita sama – sama makhluk ciptaan Tuhan. Sama – sama diberi kesempatan untuk hidup di bumi ini. Yang membedakan adalah cara meresponi suatu keadaan. Jadi mari selalu memiliki respon yang benar dan memiliki cara yang positif dan benar untuk menyalurkan setiap kegagalan atau setiap peristiwa negatif yang mungkin kita alami. Karena yang membedakan antara orang gagal dan berhasil hanyalah terletak pada cara seseorang meresponi sebuah peristiwa. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s