Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

S I B U K

waktu“Ajarlah kami menghitung hari – hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana” (Mazmur 90 : 12)

Dalam konferensi roh – roh jahat, mereka sedang berdiskusi bagaimana membuat manusia menjadi penghuni kerajaan neraka. Setan yang paling kecil berpikir bahwa mereka harus mempengaruhi manusia untuk tidak membaca kebenaran Firman Tuhan atau ke gereja. Namun setan senior segera menimpali, “Biarkan saja manusia pergi ke gereja dan membaca firman.”
Akhirnya seluruh setan kebingungan mendengarkan usul dari setan senior. Setan senior pun melanjutkan, “Yang harus kita lakukan hanyalah kita harus menghambat mereka, kita cukup curi waktu mereka.”
Yang lain pun segera menimpali, “Bagaimana caranya?”
Si senior menjawab kembali, “Buat mereka sibuk dengan hal – hal yang tak berguna, seperti belanja, bermain games, kerja keras, berselancar di dunia maya, sibuk dengan media sosial, saat itu semua terjadi, maka seisi keluarga tidak akan lagi saling memperhatikan, semuanya akan sibuk dengan urusannya masing – masing, anak – anak mereka tidak akan mendapat perhatian, mereka akan berontak dan keluarga Kristen akan hancur. Pengaruhi anak – anak muda untuk menghabiskan waktu mereka dengan drug, games, TV, CD, computer, internet, media sosial, sehingga mereka tak ada waktu lagi untuk beribadah. Dan satu lagi, buat konser yang banyak, buat cafe – cafe memutarkan lagu – lagu yang heboh supaya anak muda tak lagi berpikir ke gereja. Dan jika semuanya sudah capek mereka akan mencari tempat pijat, pulang dan tertidur, demikian seterusnya, sehingga mereka tak ada waktu lagi untuk beribadah dan berdoa.”
Setan junior kembali bertanya, “Bagaimana dengan hamba – hamba Tuhan?”
Si senior menjawab, “Biarkan saja mereka sibuk dengan pelayanan mereka, berdoa untuk orang lain, tapi yang penting, jangan sampai mereka mengerti apa rencana Tuhan dalam kehidupannya sendiri dan pelayanannya.”
Sobat Talenta, rencana iblis yang seperti ini seringkali membuat orang Kristen melupakan Tuhan. Tak ada lagi waktu untuk berhubungan intim dengan Tuhan, tak ada lagi waktu untuk berdoa dan bersaat teduh merenungkan Firman Tuhan, karena kita sudah disibukkan dengan berbagai hal dan berbagai kegiatan, bahkan kegiatan pelayanan sekalipun. Jadi sebelum kita sendiri melupakan Tuhan dengan berbagai macam kesibukan kita, mari mulailah ambil komitmen untuk mulai membangun hubungan intim dengan Tuhan dan mampu membagi waktu yang ada dengan lebih bijaksana. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s