Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Stop Mencari Kesalahan

mistake“Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu : Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.” (Matius 7 : 1 – 5)

Seorang pria yang akan berangkat ke Italia dan berencana ingin menemui pemuka agama, menyempatkan diri untuk mampir ke tukang cukur guna mencukur rambutnya. Seperti biasa, si tukang cukur yang terkenal suka mengkritik berusaha mencari kekeliruan dari pria tersebut. “Anda naik apa ke Italia?”

“Aku naik Italian Airline.”

“Jangan, pelayanan mereka sangat jelek! Lalu apa yang akan Anda lakukan di Itali?”

“Aku ingin berjumpa dengan pemuka agama.”

“Ah, Anda pasti tidak akan bertemu dengannya, karena Anda bukan orang besar.”

Enam minggu kemudian, pria tersebut kembali ke tempat si tukang cukur itu dan memberitahukan dengan lantang, “Aku terbang dengan Italian Airline dan pelayanannya bagus sekali. Aku juga berjumpa dengan pemuka agama dan sempat berbicara secara pribadi dengannya, bahkan sempat mencium cincinnya.”

“Wah, luar biasa! Lalu apa katanya?”

“Ia memandangku, mengerutkan dahinya dan berkata, ‘Mengapa potongan rambutmu jelek sekali, dimana kau mencukurnya?”

Ya, mencari kesalahan dan kelemahan orang lain memang lebih mudah daripada kita harus melihat kebaikan orang lain. Namun hari ini, mari kita belajar untuk mengendalikan diri dalam mengkritik orang lain dan jangan terus mencari kekeliruan orang lain,karena belum tentu kita lebih baik dari mereka. Sobat Talenta, jika suatu saat kita memang dihadapkan untuk mengkritik atau menegur orang lain, mari lakukan itu bukan karena kebencian kita, namun lakukan itu untuk membangun orang lain. Mari belajar untuk tidak selalu menganggap diri kita paling hebat, karena belum tentu kita lebih baik dari mereka.

Jadi, mulai saat ini, adalah jauh lebih baik bila kita belajar untuk mengintrospeksi diri kita sendiri terhadap apa yang telah kita lakukan dan berhenti untuk menghakimi orang lain. Karena timbangan yang kita gunakan untuk menghakimi orang lain, itu yang akan Tuhan gunakan untuk kita juga. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

2 thoughts on “Stop Mencari Kesalahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s