Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Waktunya Rileks

crossbow“Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama – lamanya, sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat.” (Keluaran 31 : 17)

Alkisah, di suatu senja yang kelabu, tampak sang raja beserta rombongannya dalam perjalanan pulang ke kerajaan dari berburu di hutan. Hari itu adalah hari tersial yang sangat menjengkelkan hati karena tidak ada satu buruan pun yang berhasil dibawa pulang. Seolah – olah anak panah dan busur tidak bisa dikendalikan dengan baik seperti biasanya. Setibanya di pinggir hutan, raja memutuskan beristirahat sejenak di rumah sederhana milik seorang pemburu yang terkenal karena kehebatannya memanah. Dengan tergopoh – gopoh, si pemburu menyambut kedatangan raja beserta rombongannya. Setelah berbasa – basi, tiba – tiba si pemburu berkata, “Maaf baginda, sepertinya baginda sedang jengkel dan tidak bahagia. Apakah hasil buruan hari ini tidak memuaskan baginda?” Bukannya menjawab pertanyaan, sang raja malah beranjak menghampiri sebuah busur tanpa tali yang tergeletak di sudut ruangan. “Pemburu, kenapa busurmu tidak terpasang talinya? Apakah engkau sudah tidak akan memanah lagi?” Tanya sang raja dengan nada heran dan terkejut. “Bukan begitu baginda, tali busur memang sengaja hamba lepas agar busur itu bisa ‘istirahat’. Jadi, ketika talinya hamba pasang kembali, busur itu dapat tetap lentur untuk melontarkan anak panahnya dengan cepat dan kuat. Karena berdasarkan pengalaman hamba, tali busur yang tegang terus menerus, tidak akan bisa dipakai untuk memanah secara optimal”. Wah, hebat sekali pengetahuanmu! Ternyata itu rahasia kehebatan memanahmu selama ini ya,” kata baginda. “Memang, kami turun temurun adalah pemburu. Dan pelajaran seperti ini sudah ada sejak dari dulu. Untuk memaksimalkan alat berburu, kebiasaan seperti itulah yang harus hamba lakukan. Mohon maaf baginda, masih ada pelajaran lainnya yang tidak kalah penting yang biasa kami lakukan. ” “Apa itu?” Tanya baginda penasaran. “Menjaga pikiran. Karena sehebat apapun busur dan anak panahnya, bila pikiran kita tidak fokus, perasaan kita tidak seirama dengan tangan, anak panah dan busur, maka hasilnya juga tidak akan maksimal untuk bisa mencapai sasaran buruan yang kita inginkan”. Mendengar penjelasan si pemburu, tampak sang raja terkesima untuk beberapa saat. Tiba – tiba tawa sang raja memenuhi ruangan. “Terima kasih sobat. Terima kasih. Hari ini rajamu mendapat pelajaran yang sangat berharga dari seorang pemburu yang hebat.” Setelah cukup beristirahat, raja pun berpamitan pulang dengan perasaan gembira. Dan timbul keyakinan, lain kali pasti akan berhasil lebih baik.

Sobat Talenta, dalam melakukan pekerjaan, dan study ataupun juga dalam pelayanan, kita seringkali mengalami kejenuhan. Bahkan tidak hanya itu saja, mungkin dalam permasalahan kehidupan seringkali kejenuhan juga menerpa kita. Sehingga apapun yang kita lakukan atau pikirkan, tidak akan memberikan dampak yang maksimal. Jika itu yang terjadi, sesungguhnya kita sedang membutuhkan suatu waktu untuk rileks dan berdiam diri. Hal ini dilakukan agar kita dapat melesat lagi lebih kencang dan kita dapat dengan mudah mengontrol setiap emosi kita, dan kembali memfokuskan tujuan hidup kita. Mari belajar untuk menggunakan setiap waktu yang ada dengan baik, ada waktunya untuk bersantai, ada pula waktunya untuk kita bekerja dengan rajin. Jangan gunakan seluruh waktu hanya untuk bekerja dan terus bekerja, karena kita juga butuh waktu untuk “mengendorkan” tubuh dan pikiran kita, agar bisa kembali melesat dengan lebih kencang. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s