Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Berbahagia Saat Ini Juga

happy-birds“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya” (Pengkhotbah 3 : 1)

Ada seorang Ayah dalam sebuah keluarga. Ia adalah seorang pekerja keras yang mencukupi seluruh kebutuhan hidup bagi istri dan ketiga anaknya. Ia menghabiskan malam sesudah bekerja dengan menghadiri kursus – kursus, untuk mengembangkan dirinya dengan harapan suatu hari nanti dia bisa mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lebih baik. Satu – satunya hari untuk berkumpul dengan keluarganya hanyalah hari minggu. Dan setiap kali keluarganya mengeluh kalau dia tidak punya cukup waktu dengan mereka, dia selalu beralasan bahwa semuanya ini dilakukan untuk mereka.

Suatu hari, sang ayah ditawarkan posisi yang lebih baik sebagai Senior Supervisor dengan gaji yang menarik. Seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Sekarang sang Ayah mampu memberikan keluarganya kehidupan yang lebih mewah, seperti pakaian yang indah – indah, makanan – makanan enak dan juga liburan ke luar negeri. Namun, tetap saja ia tak puas dan semakin gila bekerja dengan harapan bisa dipromosikan ke jabatan Manager. Hingga suatu hari, kerja keras Sang Ayah berhasil dan dia dipromosikan menjadi Manager. Dengan penuh sukacita, dia memutuskan untuk memperkerjakan seorang pembantu untuk membebaskan istrinya dari tugas – tugas rutinnya. Dia juga merasa kalau rumahnya dengan tiga kamar sudah tidak cukup besar lagi, akan sangat baik untuk keluarganya bisa menikmati fasilitas dan kenyamanan sebuah kondominium. Setelah itu, sang ayah makin tidak memiliki waktu dengan keluarganya, ia terus mengejar jabatan. Hari demi hari berganti dan seperti sebelum – sebelumnya setiap anaknya protes. Sang ayah hanya menjawab, ini semua ayah lakukan untuk kalian dan jika ayah sudah benar – benar sukses, ayah akan meluangkan waktu bersama kalian. Namun sayang, hal itu tidak pernah terjadi karena malam itu malam terakhir sang ayah, karena rupanya si ayah terkena serangan jantung dan meninggal pada malam itu juga. Sungguh tragis, waktu yang dinanti – nantikan untuk bisa berkumpul dan membahagiakan keluarganya hanya tinggal kenangan, karena sang ayah hanya menunggu dan menunggu hingga segalanya sempurna untuk mulai berkumpul dan bersenang – senang bersama keluarganya.

Sobat Talenta, dalam kehidupan ini apa yang kita inginkan? Apakah kita menginginkan harta kekayaan, jabatan yang tinggi, namun kita lupa untuk mengasihi keluarga kita. Dan hal ini dilakukan dengan dalih, bahwa semua pengorbanan waktu ini, dilakukan demi untuk kebahagiaan mereka di waktu yang akan datang. Padahal kita bisa berbahagia saat ini juga. Ingatlah apa yang keluarga kita perlukan bukan hanya harta, namun waktu untuk berbagi bersama dengan mereka. Jadi, jangan menunggu hingga segala sesuatunya sempurna. Jangan menunggu hingga kita bisa memiliki semua yang kita inginkan, baru kita bisa berbahagia dan berkumpul bersama. Karena kebahagiaan yang sesungguhnya bukan terletak pada benda materi semata, namun pada indahnya kebersamaan yang bisa kita lakukan saat ini juga. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s