Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

B O S A N

Bored“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3 : 23)

Suatu hari, terjadi percakapan antara orang muda dan orang tua tentang sebuah kebosanan.
Pak tua menjawab bahwa bosan adalah keadaan di mana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.
Anak muda ini bertanya kembali, “Kalau begitu mengapa kita merasa bosan?”
Pak tua dengan sabar menjawab, “Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki. Jadi, cobalah untuk menikmati kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”
Anak muda ini kembali bertanya, “Bagaimana mungkin?”
Pak tua kembali menjawab, “Apakah kamu pernah bisa makan nasi yang sama rasanya setiap hari? Pasti tidak karena kita menambahkan lauk yang berbeda di setiap hari. Jadi, cobalah tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu, tambahkan sedikit “lauk” yang berbeda, maka kebosanan pun akan hilang.”
Setelah beberapa hari pemuda ini kembali menemui pak tua, karena ternyata ia masih mengalami kebosanan tersebut. Kali ini pak tua memberi saran agar pemuda tersebut mencoba melakukan sesuatu yang bersifat kekanak – kanakan. Dan dalam beberapa minggu kemudian, ia datang kembali dan kali ini dia berkata bahwa dirinya telah berhasil mengusir rasa bosan itu.
Sobat Talenta, apakah saat ini kita mengalami kebosanan, kejenuhan terhadap rutinitas sehari – hari kita, terhadap pekerjaan kita, pelayanan kita, kehidupan rumah tangga kita, atau kehidupan kita sehari – hari. Mungkin semua yang kita lakukan sama terus, yaitu selalu dimulai dengan bangun tidur, berdoa, sarapan, ke kantor atau berangkat sekolah, pulang, makan dan istirahat lagi, demikian terus setiap harinya. Satu hal yang harus kita mengerti bahwa, segala sesuatu bersumber dari hati dan pikiran. Kebosanan itu berasal dari hati yang tidak bersyukur dan pikiran yang selalu berpikir tentang kebosanan. Keceriaan akan membuat kita berhasil mengalahkan pikiran tentang kebosanan itu. Kondisi hati dan pikiran menentukan keceriaan atau kebosanan.
Mulai saat ini marilah kita mencoba melakukan segala sesuatu dengan hati yang gembira, maka percayalah kebosanan yang kita alami akan hilang dengan sendirinya. Pertanyaan selanjutnya adalah, apa yang memyebabkan kita bisa melakukan segala sesuatunya dengan gembira? Karena kita tahu untuk apa kita melakukan sesuatu tersebut. Karena bila kita tidak tahu alasan apa dibalik sesuatu yang kita perbuat, atau mengapa kita melakukan sesuatu hal itu, maka kita akan terjebak dalam kebosanan dan rutinitas belaka. Sama seperti robot yang terprogram untuk melakukan sesuatu yang sama berulang – ulang. Jadi, ketahui alasan yang jelas dan dasar yang pasti, mengapa kita melakukan sesuatu atau dengan kata lain, apa visi atau tujuan hidup kita, maka setiap perbuatan kecil sekalipun, kalau itu dilakukan dengan alasan yang jelas akan menghasilkan sukacita, akan memberikan dampak yang besar dan akan menjadi berkat bagi orang – orang yang kita kasihi, bagi sekeliling kita, dan bagi dunia ini, karena tidak ada perbuatan yang kecil, bila dilakukan untuk tujuan yang besar. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s