Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

M O R E ! !

“Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya.” (Amsal 1 : 32)

Suatu hari si Bejo yang dari desa sedang jalan – jalan ke kota Surabaya. Berhubung membawa uang yang lumayan besar dari hasil panen, Bejo pun memutuskan untuk coba – coba masuk ke sebuah restoran asing. Saat melihat menu dia kebingungan sendiri, karena namanya aneh – aneh dan tidak ada satupun yang dia mengerti. Dari pada kelamaan milih, dan supaya tidak ketahuan “ndeso”-nya, Bejo akhirnya memilih secara acak menunya. Dia memilih yang namanya agak bagus, “String Beans Balacan Sauce”. Wah, pasti enak nih,” pikirnya.

Tidak lama kemudian pesanannya datang. Ternyata yang tersaji di depannya adalah Cah Kacang Panjang. Bejo amat menyesal karena tidak suka masakan tersebut, tetapi untuk komplain tidak berani karena salah dia juga sudah memesan makanan itu. Si Bejo tidak kurang akal, dia melihat kelakuan orang bule yang duduk di meja sebelahnya sedang melahap daging ayam. Setelah daging ayamnya habis si bule berteriak kepada pelayan, “More!”

Tidak lama kemudian keluarlah sepiring daging ayam yang langsung dilahap kembali oleh si bule. Maka, melihat hal itu, si Bejo yang kepingin makan daging ayam, mengikuti perbuatan si bule, dengan penuh percaya diri, Bejo berteriak keras kepada pelayan, “Morrrr!!”.

Dia berharap akan dapat daging ayam juga. Karena setelah si bule berkata “More” keluar daging ayam, namun alangkah terkejutnya si Bejo, karena ternyata yang disajikan lagi – lagi sepiring Cah Kacang panjang seperti yang dia pesan sebelumnya dan belum dia makan sedikitpun. Maka hari itu si Bejo kelenger kekenyangan Cah Kacang Panjang yang dia sendiri tidak suka, hanya karena dia malu dan merasa gengsi untuk bertanya. Ada sebuah pepatah kuno yang mengatakan, “Malu bertanya sesat di jalan”. Dan itulah yang dialami Bejo pada cerita di atas.

Sobat Talenta, Bertanya, bukanlah suatu hal yang memalukan. Bertanya bukan menunjukkan kekurangmampuan kita, namun dengan bertanya, justru kita bisa menjadi semakin pandai dan penuh hikmat. Bertanya tentang pengalaman orang lain, membuat kita memiliki pengalaman yang sama dengan orang tersebut, sekalipun kita tidak pernah melakukan apa yang di perbuat orang itu. Bertanya tentang keberhasilan ataupun kegagalan orang lain, membuat kita mengetahui mana yang harus kita lakukan dan mana yang harus kita hindari. Dan yang terpenting, sudahkah kita rajin bertanya kepada Tuhan? Sebagai anak Tuhan yang harus mengandalkan Tuhan dalam segala hal, kita harus sering – sering bertanya kepada Tuhan tentang apa yang harus kita lakukan. Supaya kita benar – benar melakukan kehendak Tuhan dan bukan kehendak manusia atau kehendak diri kita sendiri. Jangan mengandalkan kekuatan sendiri dalam menjalani kehidupan ini. Karena Tuhanlah yang menetapkan setiap langkah kita dan ialah yang memberikan hari depan yang penuh dengan harapan.

Jadi, mulailah membiasakan diri untuk mencari kehendak Tuhan dan bertanya kepadaNya agar kita tetap berada pada jalanNya, sehingga kita tidak menjadi stress karena terpaksa harus menikmati apa yang sesungguhnya tidak ingin kita nikmati. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s