Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Penderitaan Yang Membawa Kepada Sukacita

snail“Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.” (I Petrus 4 : 13)

Suatu hari seekor anak siput bertanya kepada ibunya mengapa ia harus membawa cangkang yang begitu berat. Akhirnya sang ibu menceritakan pengalamannya beberapa waktu yang lalu, dimana ia sangat iri dengan seekor katak. Sampai suatu ketika, katak yang merasa risih dan hilang kesabaran akhirnya menghampiri dan bertanya ke ibu siput tersebut, “Hai nyonya Siput, apa saya telah melakukan kesalahan, sehingga kamu begitu membenci saya?”

Dan ibu pun menjawab bahwa ibu sangat iri terhadap mereka, dimana para katak memiliki empat kaki dan kalian bisa melompat sesuka kalian kesana dan kemari, sedangkan bangsa saya harus merangkak di tanah dan membawa cangkang yang berat ini.

Waktu itu sang katak pun menjawab bahwa setiap makhluk hidup pasti memiliki penderitaan dan permasalahannya masing – masing. Tiba – tiba, seketika itu juga, ada seekor elang besar yang terbang ke arah kami, ibu dengan cepat memasukkan badan ibu ke dalam cangkang, sehingga luput dari terkaman burung elang itu, sedangkan sang katak harus dimangsa oleh elang itu. Jadi, anakku bersyukurlah jika engkau harus menanggung “beban” itu, karena tanpa kau sadari, justru “beban” itu yang bisa menyelamatkanmu.

Sobat Talenta, mari belajar untuk menikmati kehidupan dan tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Setiap makhluk hidup punya kelebihan dan kekurangannya masing – masing, jadi mari hilangkan rasa iri hati. Karena sikap iri hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan. Lebih baik pikirkanlah dan syukuri apa yang ada pada kita dan apa yang kita miliki saat ini.

Sang siput mungkin tidak memiliki kelincahan untuk bisa lari berlompatan seperti sang katak dalam menyelamatkan dirinya, namun Tuhan sudah memberikan cangkang yang keras bagi dirinya untuk berlindung dan menyelamatkan diri. Demikian pula, setiap dari kita, masing – masing sudah diperlengkapi secara khusus oleh Tuhan dengan karunia yang berbeda – beda untuk bisa bertahan dan menjalani hidup ini dengan penuh kemenangan.

Jadi, jangan mempersoalkan apa yang tidak kita miliki dan jangan meributkan apa yang tidak bisa kita perbuat, tapi mari mensyukuri apa yang sudah kita miliki, dan mari bersemangat untuk melakukan apa yang bisa kita perbuat, karena Dia sudah menciptakan setiap kita. Dia sudah memperlengkapi setiap kita dan Dia sudah mengaruniai setiap kita dengan sempurna. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s