Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

Old Testament Laws

Bpk. Roy Laurens

rockMatius 5:17, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” Menurut anda apa yang Yesus maksud tentang hukum Taurat dan kitab nabi? Hal ini berbicara tentang kitab Perjanjian Lama. Kedatangan Tuhan Yesus bukan untuk meniadakan Perjanjian Lama, tetapi untuk menggenapiNya.

Di dalam Perjanjian Lama, peraturan-peraturan apa yang ada di dalamnya? Disana terdapat beberapa hukum mengenai pakaian, apa yang boleh dimakan, dsb. Terdapat 4 kategori hukum Taurat di dalam Perjanjian Lama:

  1. Universal Moral

Jika anda perhatikan di dalam hukum Taurat, terdapat perintah “Jangan membunuh, jangan mencuri, jangan berzinah, dst.” Ini dikenal sebagai hukum universal dan masih kita gunakan sampai dengan saat ini. Meskipun ini ditulis sejak zaman dahulu kala, namun hukum ini berlaku sepanjang abad. Tidak menjadi masalah apakah hukum ini ditulis atau tidak.

  1. Cultural Universal

Pada awalnya, hukum-hukum ini ditujukan untuk bangsa Israel. Tuhan punya landasan untuk hukum ini. Dalam Ulangan 22:8-9, “Apabila engkau mendirikan rumah yang baru, maka haruslah engkau memagari sotoh rumahmu, supaya jangan kaudatangkan hutang darah kepada rumahmu itu, apabila ada seorang jatuh dari atasnya. Janganlah kautaburi kebun anggurmu dengan dua jenis benih, supaya seluruh hasil benih yang kautaburkan dan hasil kebun anggurmu jangan menjadi milik tempat kudus.”

  1. Ceremonial Laws

Hukum-hukum ini berbicara tentang tata cara tabut perjanjian. Di dalam hukum ini, salah satunya terdapat hukum mengenai makanan (dietary laws). Hukum-hukum yang diberlakukan untuk bangsa Israel ini adalah salah satu cara agar bangsa Yahudi dapat membedakannya dengan bangsa Israel sewaktu mereka melakukan perjamuan. Perbedaan itu terlihat ketika mereka menyembah Tuhan, dan bukan Baal. Hal ini akan menujukan identitas mereka. Akan tetapi, di zaman sekarang ini, mereka tidak lagi melakukan hukum-hukum ini dikarenakan mereka bisa mengenali identitas diri mereka sendiri.

Dietary laws

Hukum ini tidak hanya berbicara tentang makanan saja. Dalam Kis 10:9-16 menceritakan tentang apa-apa saja hukum yang tidak berlaku di dalam Perjanjian Lama. Kol 2:16-17, “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.”

Rasul Paulus menulis bahwa peraturan-peraturan yang ada di Perjanjian Lama sudah digantikan oleh kematian Yesus Kristus. Salah satunya adalah hukum penyembelihan, dimana itu telah digenapi oleh Tuhan dan disubstitusi sempurna olehNya. Jadi kita sekarang telah mengetahui bahwa peraturan-peraturan yang ada di Perjanjian Lama ditujukan untuk bangsa Yahudi pada waktu itu, dan menggambarkan bagaimana mereka menjalin relasi dengan bangsa lainnya. Dan hukum-hukum itu telah digenapi oleh Tuhan di Perjanjian Baru.

Seperti yang anda ketahui, ada insiden penembakan di night club Orlando. Jika anda perhatikan dengan seksama di kitab Imamat 18:22, disana dituliskan “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.” Kita tidak bisa menghakimi seseorang hanya dengan membaca dan mengikuti satu ayat saja. Jika anda telusuri lebih lanjut mengenai kitab ini, di sana juga diungkapkan beberapa hukum-hukum yang lain.

Coba anda perhatikan pembukaan di dalam kitab di atas. Di dalam ayat 2 dan 3, mengatakan: “”Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Akulah TUHAN, Allahmu. Janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Mesir, di mana kamu diam dahulu; juga janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Kanaan, ke mana Aku membawa kamu; janganlah kamu hidup menurut kebiasaan mereka. Kamu harus lakukan peraturan-Ku dan harus berpegang pada ketetapan-Ku dengan hidup menurut semuanya itu; Akulah TUHAN, Allahmu.” Pasal ini mengajarkan bahwa perintah-peritah ini berlaku untuk bangsa Israel dan bersifat eksplisit. Lalu apakah hukum ini juga berlaku di dalam Perjanjian Baru?

Surat Paulus di dalam 1 Kor 6:9-10, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” Perjanjian baru menegaskan dan menggenapi yang ada di Perjanjian Lama.

Sebagai orang Kristen, kita harus bisa memiliki respon yang benar atas masalah hukum-hukum ini. Sering kita temui bahwa gay dianggap normal bagi orang di sekeliling kita. Pelajari dan selidikilah kebenaran Firman Tuhan, agar anda tidak mudah diombang-ambingkan dengan keadaan. Bagaimana menurut anda?

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (10 Juli 2016) di GBI R.O.C.K Tampa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s