Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

Autumn of Pruning

Ps. Yosi Here

rockPemangkasan adalah satu cara yang dilakukan agar menghasilkan pohon yang maksimal. Jika anda amati dengan baik, pruning dilakukan oleh pemilik kebun untuk menghasilkan buah yang berlipat-lipat. Demikian juga di dalam kehidupan kita. Tuhan ingin memangkas sifat-sifat buruk yang ada di dalam diri kita. Dalam Yohanes 15:1-2, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.” Disini kita belajar dua hal yang dilakukan oleh pemelihara kebun anggur: 1) Memotong ranting-ranting yang tidak berbuah; 2) Membersihkan ranting-ranting yang justru berbuah.

Menurut Dr. Bruce Wilkinson, (Theolog USA), “Banyak orang Kristen yang sulit membedakan antara DISIPLIN & PEMANGKASAN.” Mungkin anda berpikir, ketika anda mendapatkan disiplin dari Tuhan atau tidak melihat pertolonganNya hari ini, anda menganggap bahwa Tuhan marah dan meninggalkan anda. Disiplin dan pemangkasan rohani memang sama-sama menyakitkan. Disiplin diakibatkan ketidaktaatan kita sedangkan pemangkasan karena kita taat kepadaNya. Dalam Efesus 4:14, “Sehingga kita bukan lagi anak-anak yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,”

Ketika Tuhan mau memotong setiap kehidupan kita, kita menerima hal yang baik. Pruning dilakukan agar batang-batangnya mengarah kepada satu tujuan, menuju matahari untuk mendapatkan kehidupan. Demikian juga di dalam disiplin dan pemangkasan. Disiplin diberikan karena kita tidak menghasilkan buah. Pemangkasan dilakukan supaya kita lebih banyak menghasilkan buah. Dalam Yesaya 18:5, “Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya.” Jika anda perhatikan baik-baik, pemangkasan terjadi ketika pohon itu telah memunculkan bunganya. Hal ini bertujuan agar tanaman itu melahirkan pertumbuhan yang maksimal. Kata “pangkas” di dalam bahasan aslinya “Kathairo / Katahros”, berarti “to cleanse, of filth impurity, to be maximise” (untuk dibersihkan dan dimaksimalkan) dan “to prune trees and vines from useless shoots” (untuk memangkas tanaman merambat yang tidak berguna).

Terdapat dua alasan mengapa ada proses pemangkasan:

  1. Untuk Menghasilkan Lebih Banyak Buah

Saat ini, anda mungkin sedang berbuah namun tidak banyak. Perubahan hidup anda tidak hanya berhenti ketika sifat buruk anda telah hilang, tapi dibalik semua ada rencana Tuhan yang lebih besar. Pemangkasan bukan juga ditujukan untuk bayi kristen atau mereka yang baru bertobat. Namun kedewasaan rohani akan terlihat ketika respon seseorang yang sedang diperhadapkan dengan masalah. Dalam Yohanes 15:8, “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

  1. Untuk Membuat Pohon Lebih Sehat

Ketika pohon dipruning, dia akan mendapatkan udara dan matahari yang cukup, sehingga dia berpotensi untuk menghasilkan buah yang baik. Pembagian sinar matahari dan udara yang cukup akan menghasilkan pertumbuhan yang baik. Dalam Ulangan 33:14, “dengan yang terbaik dari yang dihasilkan matahari, dan dengan yang terbaik dari yang ditumbuhkan bulan;” Kita diajar untuk berfokus pada Tuhan agar hidup kita berbuah.

  1. Untuk Membuat Kualitas Buah Lebih Baik

Nutrisi diserap oleh akar dengan maksimal dan diterima oleh buah. Dalam Daniel 4:21, “Yang daun-daunnya indah dan buahnya berlimpah-limpah dan padanya ada makanan bagi semua yang hidup, yang di bawahnya ada binatang-binatang di padang dan di dahan-dahannya bersarang burung-burung di udara.” Pohon yang sehat akan menjadi tempat berteduh bagi makhluk hidup lainnya. Jadiah pohon yang mau dipruning, sehingga orang-orang yang berada di dekat anda, menemukan sukacita dan damai sejahtera. Karena hasil buah terbaik dilihat dalam lewat bentuk, rasa, dan jumlah. Ketika anda memiliki kualitas hidup yang terbaik, maka orang lain akan melihat anda berubah dan anda akan menjadi saluran berkat bagi orang lain.

 

Terdapat dua hal apa yang harus dipangkas di dalam diri anda?

  1. Memangkas Cabang Yang Mati

Cabang yang mati dapat merusak dan mengganggu pertumbuhan cabang yang lain. Dalam Mazmur 1:1, “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,”

  1. Memangkas Cabang Yang Terlalu Panjang

Jika cabang terlalu panjang di dalam pohon, ada dua kelemahan: 1) Ketika cabang yang panjang menghasilkan buah, dia tidak akan kuat menahan pohon itu; 2) Semakain panjang sebuah cabang, maka ia semakin jauh dari nutrisi yang dia peroleh dari sumbernya. Dalam Yohanes 15:5, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Dan Yohanes 15:10, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.”

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (3 Juli 2016) di GBI R.O.C.K Tampa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s