Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Terangi Hidup Kita

hati emas“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran” (II Timotius 3 : 16)

Di sebuah rumah, tampak seorang gadis kecil sedang menyapu sebuah kamar yang agak gelap. Ketika gadis kecil itu membuka jendela dan sinar terang masuk ke dalam kamar itu, gadis ini lalu berkata, “Wah, mengapa sekarang kamar ini kelihatan lebih kotor dari sebelumnya? Sekarang disana sini kelihatan debu tebal yang tadinya tidak nampak. O…Ow…sinar ini rupanya telah membuat ruangan ini tambah kotor. Kalau begitu lebih baik aku tutup lagi saja jendela ini, supaya kamar ini tidak semakin tampak kotor.”
Kasihan sekali gadis kecil itu, ternyata ia mengira bahwa kotornya kamar tersebut dikarenakan sinar yang masuk, sehingga ia menutup kembali jendela kamar tersebut. Padahal seharusnya ia bersyukur kepada sinar terang itu, karena justru dari cahaya itulah dia dapat mengetahui seberapa kotor kamarnya itu, dan bagian mana yang harus dibersihkan.
Sobat Talenta, bukankah kita seringkali bersikap seperti gadis kecil tadi. Ketika kita mendengar Firman Tuhan yang disampaikan melalui ibadah di gereja, dan Firman itu menjadi cahaya yang menerangi hati kita, menelanjangi semua dosa dan kesalahan kita, bukannya kita bertobat dan segera membersihkan hati kita, namun kita mungkin menjadi sakit hati kepada si pembawa Firman, dan tidak mau datang lagi ke gereja.
Atau bisa saja ketika kita mendengar siaran radio dan mendengar Firman Tuhan yang menerangi hati dan menunjukkan semua pelanggaran kita, kita bukannya bertobat, namun justru mengganti saluran radio ke channel yang lainnya. Bahkan bisa saja ketika kita sedang membaca suatu pasal dari Firman Tuhan, dan tiba – tiba Roh Kudus berbicara melalui pasal tersebut, menerangi hati kita dan menelanjangi semua keburukan kita, kita lalu malas membaca pasal tersebut, dan berusaha mencari pasal – pasal lainnya, yang bagi kita enak untuk dibaca. Akibatnya hati kita tetap menjadi tempat yang kotor dan kehidupan kita tidak mengalami perubahan. Karena itu, pantas saja kalau kita tidak mengalami pertumbuhan dan tidak menikmati berkat Tuhan walaupun telah bertahun – tahun kita menjadi anak Tuhan.
Jadi, salah satu kunci agar kehidupan rohani kita mengalami pertumbuhan dan pada akhirnya saudara dan saya dapat menikmati berkat – berkat Tuhan adalah, kita harus bersedia untuk selalu diterangi dengan terang Firman Tuhan, agar saudara dan saya tahu bagian mana dari hati dan kehidupan kita yang harus dibersihkan dengan segera. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s