Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Arti Sebuah Doa

Berdoa

“Biarlah doaku adalah bagiMu seperti persembahan ukupan, dan tanganku yang terangkat seperti persembahan korban pada waktu perang.” (Mazmur 141 : 2)

Ada seorang pemuda Kristen yang malas berdoa. Ia berkata bahwa baik doa pagi waktu bangun tidur, maupun doa malam menjelang tidur, intisarinya setiap hari adalah sama saja. Waktu malam intinya ialah mengucap syukur untuk perlindungan sepanjang hari, lalu memohon perlindungan Tuhan untuk sepanjang malam. Sedangkan doa pagi intinya ialah berterima kasih untuk perlindungan sepanjang malam dan memohon kekuatan serta perlindungan untuk kehidupan di hari yang baru.
Pemuda itu mengambil dua helai kertas dan menuliskan doa pagi dan doa malam yang sudah ia hafal dengan baik. Setelah selesai ia tempelkan doa pagi di sebelah kiri tempat tidurnya dan doa malam di sebelah kanan tempat tidurnya.
Keesokan harinya, ketika bangun di pagi hari, ia hanya berkata kepada Tuhan : “Tuhan, Engkau kupersilahkan membaca doa pagiku di sebelah kiri ini. Silahkan baca ya Tuhan, itulah doaku.”
Dan malam harinya ketika dia hendak tidur, ia hanya berkata kepada Tuhan : ” Tuhan sekarang saya mau tidur, silahkan Engkau sendiri membaca doa malamku yang ada di sebelah kanan tempat tidurku ini ya.”
Sobat Talenta, hal yang demikian ini hendaknya jangan ditiru oleh siapapun. Karena bukan jenis doa semacam itu yang diinginkan Tuhan. Tuhan sangat ingin dan sangat merindukan persekutuan dengan kita anak – anakNya. Namun ada begitu banyak anak Tuhan yang malas berdoa dan merasa sia – sia berdoa, karena mereka menganggap doa hanya sebagai kewajiban agamawi dan proses liturgis saja, sehingga tidak ada hubungan pribadi, hubungan yang saling mengasihi dan hubungan yang penuh kuasa, antara dirinya dengan Tuhan.
Marilah mulai saat ini kita tidak menganggap doa sebagai salah satu adat istiadat saja, tetapi marilah menganggap doa sebagai salah satu cara untuk mengungkapkan kerinduan dan kasih kita kepada Tuhan Yesus, dan cara Tuhan Yesus untuk menyatakan kasih dan kerinduanNya kepada kita, karena setiap orang yang merindukan Tuhan akan selalu rindu untuk berdoa. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s