Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Sudah Selesai

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu : jangan ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2 : 8 – 9)

Pak Martin tinggal di satu kota kecil dan bertetangga dengan Pak Joko. Mereka hidup bertetangga dengan baik dan rukun, hanya saja sudah bertahun – tahun Pak Martin belum juga berhasil meyakinkan tetangganya itu, untuk menerima Yesus sebagai Juru selamatnya. Rupanya, ada satu keberatan yang diajukan Pak Joko terhadap berita Alkitab, yang mengatakan bahwa manusia tak bisa berbuat apa – apa untuk menambah karya Kristus, sebab di kayu salib Tuhan Yesus berkata dengan jelas “Sudah selesai.”
Hal ini tidak masuk akal menurut pemikiran Pak Joko, seharusnya manusia berbuat sesuatu untuk memperoleh keselamatan, misalnya dengan berusaha berbuat baik, menolong orang – orang miskin dan sesama. Ia tidak bisa menerima prinsip “Anugerah Allah” yang dinyatakan melalui kayu salib Yesus Kristus, sehingga keselamatan ditawarkan begitu saja dengan cuma – cuma kepada barangsiapa yang mau menerima-Nya. Ini adalah hal yang konyol dan sungguh tidak masuk akal.
Pekerjaan Pak Joko adalah tukang kayu yang membuat daun pintu, jendela, kusen dan berbagai perlengkapan dari kayu. Suatu hari Pak Martin datang untuk memesan sebuah daun pintu yang dibuat dari kayu jati kualitas paling baik. Pesanan ini diterima dengan senang hati oleh Pak Joko dan ia mengerjakan daun pintu dengan sebaik – baiknya. Ia tak mau mengecewakan tetangganya. Dua minggu kemudian, pintu pesanan Pak Martin selesai dikerjakan dan dengan bangga Pak Joko menunjukkan hasil karyanya pada tetangganya.
Tetapi, apa yang terjadi? Pak Martin menerima daun pintu itu dengan wajah kurang bersahabat, lalu ia mengambil pahat dan palu, dan mulai memahat daun pintu yang bagus itu.
Dengan perasaan heran sekaligus marah, Pak Joko berkata : “Apakah yang kau kerjakan pada daun pintu hasil karyaku itu? Bukankah semuanya sudah selesai dikerjakan dan hanya tinggal dipasang saja, mengapa engkau justru merusak daun pintu yang bagus itu?”
Pak Martin menjawab : “Engkau berkata bahwa daun pintu ini sudah selesai dikerjakan, tetapi aku berkata ini belum selesai, masih harus ditambah disana – sini. Dalam hal ini aku hanya melakukan apa yang terdapat dalam pikiranmu akan keselamatan. Bukankah kau berkata bahwa karya Tuhan Yesus saja belum selesai dan harus ditambah lagi dengan perbuatanmu sendiri? Jadi, aku juga berkata bahwa daun pintu ini masih belum selesai dikerjakan, masih harus ditambah lagi dengan karyaku sendiri agar benar – benar selesai.” Pada saat itu juga terceliklah mata Pak Joko, dan ia dapat menerima kebenaran Alkitab bahwa keselamatan itu sudah selesai dikerjakan di kayu salib oleh Tuhan Yesus dan kini ia hanya tinggal membuka hati dan menerima anugerah itu saja di dalam hidupnya.
Sobat Talenta, jangan pernah meragukan keselamatan yang dari Yesus Kristus, karena keselamatan di dalam Yesus Kristus adalah sempurna dan sudah selesai. Bagaimana menurut anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s