Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

Pruning To Be Fruitful

Ps. Yosi Here

rockCoba anda perhatikan pohon anggur. Dia tumbuh dengan pokoknya yang kuat dan menghasilkan cabang-cabang yang tidak mudah rapuh. Butuh sebuah proses untuk menghasilkan pohon anggur. Salah satunya adalah memangkas ranting-ranting yang sudah mati. Demikian juga di dalam kehidupan anda. Butuh sebuah proses untuk memangkas karakter dan perilaku buruk yang ada pada diri anda, agar anda bisa bertumbuh dengan lebat.

Perlu anda ketahui bahwa waktu yang dibutuhkan oleh pohon anggur adalah lima tahun. Di tahun pertama, anda hanya akan mendapati ranting-rantingnya, tanpa ada buah di sekitarnya. Sama halnya dengan kisah kebangkitan Lazarus (Yoh 1:1-44), Dia tidak pernah terlambat untuk menolong mereka, hanya menunggu waktuNya saja. Jadi janganlah anda ragu ketika buah yang anda nantikan, (seperti solusi ataspergumulan anda) tak sesuai dengan waktu anda.

Ada tiga proses yang dialami pohon anggur, ketika terjadi pemangkasan:

  1. Dalam Pokok Anggur, Ada Cabang Yang Mati

Yoh 15:1-2, “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.” Kekristenan berbicara tentang pertumbuhan. Mungkin saat ini, anda mendengar perkataan atau tidakan yang kurang mengenakkan dari lingkungan sekitar anda. Bagaimana respon anda? Janganlah kemarahan dan emosi anda terbawa oleh keadaan sehingga anda tidak bisa berbuah. Tapi cobalah memangkas diri anda seperti pohon anggur yang berfungsi untuk mendapatkan ruang gerak dan cahaya agar ia bisa tumbuh hidup.

  1. Dalam Pokok Anggur, Cabang Membutuhkan Pokok Anggur Untuk Bertumbuh

Yoh 15:4, “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” Tuhan mau agar kita bergerak sesuai dengan rencanaNya. Mintalah hikmat kepadaNya. Kita harus bertanggung jawab atas apa yang Tuhan berikan.

  1. Dalam Pokok Anggur, Ada Hubungan Erat Antara Pokok dan Cabang

Yoh 15:10, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.” Tuhan mengajarkan kita agar kita bisa bertumbuh dan berbuah lebat. Untuk itu belajarlah untuk tinggal tenang di dalamnya.

Dalam hidup ini, Tuhan mau agar anda bertumbuh dan berubah. Beradalah di pokok anggur yang benar. Jika anda tinggal di dalamNya, maka apapun yang anda lakukan pasti akan menjadi bagi berkat bagi anda dan orang lain. Jadi janganlah takut untuk dipangkas dalam proses kehidupan anda. Bagaimana menurut anda?

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (1 Mei 2016)  di GBI R.O.C.K Tampa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s