Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

Deeper

Ps. Yosi Here

rockSituasi dan masalah dan tak akan pernah habis di dalam kehidupan kita. Seringkali kita melihat masalah hanya sejengkal apa yang kita lihat tanpa melihat bahwa semuanya ada rencana Tuhan yang ingin Tuhan kerjakan di dalam kehidupan kita. Demikian juga ketika kita mendengar FirmanNya. Kata “Amin” sangat mudah untuk kita lakukan tatkala kita mendengar kotbah atau pujian rohani yang memberikan semangat. Namun, maukah anda mau masuk ke dalamnya lebih dalam lagi? Ibarat seorang perenang, dia akan masuk ke dalam kolam untuk mengetahui kemampuannya berenang, tidak hanya sekedar duduk di tepi.

Bagi anda, hal ini adalah suatu yang tidak menyenangkan ketika kita berada lebih dalam, namun hal itu akan mengeluarkan semua kemampuan kita. Kemampuan kita akan teruji ketika kita berada di tempat yang memaksa kemampuan kita keluar. Seperti juga yang dialami oleh nabi Yehezkiel dalam Yeh 47:1-5.

Penglihatan yang dialami nabi Yehezkiel megajarkan kita agar kita bisa masuk ke tempat yang lebih dalam. Masuk lebih dalam akan menghabiskan waktu, tenaga, dan pikiran anda, namun itu semua akan membuat paradigma anda berubah dan ketakutan anda terangkat.

Menurut anda, bagaimana kita bisa bergerak bersama Tuhan? Dalam kisah Yehezkiel, ada beberapa kriteria orang yang mau mengikuti jalan Tuhan:

  1. Semata kati (Angkle)

Mata kaki berbicara tentang perjumpaaan anda dengan Yesus untuk pertama kalinya dan merasakan lawatan Tuhan di dalam kehidupan anda. Ingatkah anda beberapa mujizat yang telah dilakukan oleh Yesus sehingga banyak orang berbondong-bondong untuk melihat mujizatNya? Mereka yang datang hanya untuk melihat mujizat belum menjamin bahwa dia akan mengikuti Yesus setiap waktu. Kenallah Tuhan lebih dalam agar anda mengetahui apa yang dia inginkan di dalam hidup anda.

Wahyu 11:1-2, “Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: “Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya.” Pelataran berbicara tentang 3 hal: tempat korban persembahan, take and give, bagaimana cara anda mencari Tuhan, dan juga berbicara tentang apa yang menyenangkan bagi Tuhan. Hal inilah yang dilakukan nabi Yehezkiel ketika dia diutus oleh Tuhan.

  1. Selutut (Knee)

Ketika tinggi air sudah sampai di lutut (Yeh 47:4a), butuh sedikit tenaga lebih untuk berjalan. Hal ini berbicara tentang hubungan intim dengan Tuhan. Seringkali ketika seseorang hidup di dalam Tuhan dengan sungguh-sungguh dan masalah menjepit kehidupannya, lutut mulai berbicara, dimana pujian, penyembahan, dan doa menjadi fondasi dasar kehidupan kekristenan.

Seseorang yang merendahkan diri di hadapan Tuhan, mereka akan melihat Tuhan bergerak di di hidupnya. Dalam Yoh 4:24, “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” Jadi, perbaharuilah roh anda setiap waktu. Penyembahan bukan karena alunan musik dan lagu yang indah, tapi penyembahan timbul dari hati dan kerinduan seseorang. (Roma 12:1-2). Ketika anda mengundang Yesus masuk ke dalam hidup anda, pembaharuan akan terjadi.

  1. Sepinggan (Waist)

Ketika Yehezkiel masuk kembali ke untuk ketiga kalinya ke dalam genangan air, genangan itu sampai di pinggangnya (Yeh 47:4b). Air yang sudah sepinggang akan membuat seseorang sulit untuk bergerak. Pinggang berbicara tentang 2 hal:

Pertama, bagian ini dekat dengan alat reproduksi bagi pria dan rahim bagi wanita. Orang yang ada di dalam sungai Tuhan, akan melahirkan sesuatu di dalam Tuhan. Kekristenan bergerak ketika ada perubahan di dalam diri seseorang (going deeper). Going deepr bukan berbicara tentang banyaknya aktifitas yang anda lakukan, tapi seberapa produktifkah anda. Bukan pula diukur dari berapa lama anda melayani Tuhan, namun apa yang telah anda hasilkan.

Kedua, pinggang berbicara tentang kekuatan, seperti ikat pinggang kebenaran. Milikilah hidup yang berintegritas. Penyangga tubuh anda adalah kebenaran. Ketika anda berlajar dan menghidupi Firman, maka anda berada di dalam jalan kebenaran Tuhan. (Yoh 15:7-8, Ibr 4:12)

  1. Tidak Dapat Berjalan / Berenang (Couldn’t Walk / Swim)

Fil 2:5-6, “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan.” Coba anda perhatikan orang yang telah meninggal. Apapun yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya, tak membuat dia bergeming karena telah “tenggelam air” seutuhnya. Tuhan mau agar kita masuk lebih dalam dan mengenal rencanaNya. Jika hari ini, anda diajak untuk mengenal Tuhan lebih dalam, respon anda akan menentukan masa depan anda. Apakah anda mau mengenalnya hanya sebatas mata kaki, lutut, pinggang atau tenggelam di dalamnya.

Orang yang sudah tenggelam di dalamanya, dia akan mematikan rasa ego, iri, dan kehidupan duniawinya. Dan ia akan berserah kepada Tuhan sepenuhnya.

Bagaimana dengan anda? Mana yang anda pilih keika Tuhan mengajak anda untuk masuk di dalam hadiratNya?

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (3 April 2016) di GBI R.O.C.K Tampa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s