Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

K E C A N D U A N

addiction“Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!” (II Timotius 4 : 5)

Orang tua Mona heran melihat anak gadisnya yang betah banget ngobrol di telepon hingga berjam – jam. Bahkan, kadang – kadang sampai lupa makan dan mandi hanya gara – gara ngebelain untuk ngobrol di telepon.

Pada suatu hari ketika keluarga ini sedang makan, tiba – tiba telepon berdering. Tanpa basa – basi Mona langsung melompat, dan berlari untuk mengangkat telepon. Setelah 2 jam, Mona kembali ke meja makan…

Orang tua Mona jadi heran dan saling pandang karena tidak biasanya hal itu terjadi, biasanya paling sebentar 4 jam baru selesai ngobrolnya…

“Kok tumben Mon, cuma 2 jam…siapa tadi yang telepon?” Tanya mamanya.

“Tau tuh, salah sambung…” Jawab Mona polos.

“Hahh?? Ya ampun Mona! Telepon salah sambung saja kamu ladeni hingga 2 jam??”

Sobat Talenta, kita mungkin tersenyum mendengar kisah tadi. Namun ada hal mendasar yang dapat kita pelajari, bahwa banyak diantara kita yang mungkin juga memiliki keterkaitan atau kecanduan dalam berbagai bentuknya terhadap sesuatu yang terkadang merugikan diri kita sendiri maupun orang lain.
Beberapa orang diantara kita mungkin mengalami kecanduan terhadap gosip. Kalau sehari saja tidak bergosip ria tak enak rasanya, sehingga telepon berjam – jam sambil bergosip ria adalah hal yang mengasyikkan. Yang lain mungkin kecanduan terhadap Facebook, Twitter, BBM, Instagram atau berbagai bentuk media social lainnya, sehingga waktu – waktu yang produktif yang seharusnya dapat digunakan untuk bekerja dan menghasilkan sesuatu justru berlalu begitu saja karena keasyikan kita berselancar di dunia maya. Ada juga yang kecanduan atau terikat dengan berbagai acara sinetron dan televisi. Yang lebih parah lagi kecanduan yang secara langsung bersifat merugikan diri kita sendiri, seperti merokok, minum minuman keras, bahkan hingga penggunaan obat – obat terlarang.

Marilah kita bersikap waspada dan tidak sampai terikat terhadap hal – hal yang dari dunia ini karena asal mula dari kecanduan adalah sesuai dengan pepatah lama yaitu sedikit demi sedikit, lama – lama menjadi bukit.

Jadi mari kuasai diri kita dalam segala hal, jangan memberi celah sedikitpun kepada iblis untuk menanamkan benih – benih kecanduan itu dalam diri kita. Minta kuasa darah Yesus untuk membebaskan kita dari segala bentuk keterikatan, dan segera gantikan kebiasaan – kebiasaan buruk kita dengan kebiasaan – kebiasaan yang baik. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s