Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

4 dan 2

“Maka aku akan mengetahui jawaban – jawaban yang diberikanNya kepadaku dan aku akan mengerti, apa yang difirmankanNya kepadaku.” (Ayub 23 : 5)

Selama dua puluh tahun, Professor Edwin R. Keedy dari Fakultas Hukum Universitas Pennsylvania biasa memulai kuliah dengan menuliskan dua angka di papan tulis yaitu 4 dan 2. Setelah itu professor akan bertanya… “Apa hasilnya?”

Salah seorang murid menjawab, “Dua” tapi Keedy akan melewatinya.

Murid lain menjawab, “Enam”.

Beberapa murid menjawab “kemungkinan hasilnya delapan” dan professor itu tetap menggelengkan kepalanya.

Akhirnya Keedy menunjukkan kesalahan bersama mereka. “Kalian semua tidak menanyakan pertanyaan kunci : Apa masalahnya? Seharusnya kalian menanyakan dan mencari tahu terlebih dahulu apa masalah atau soal dari angka 4 dan 2 itu? Apakah itu masalah tentang perkalian, penjumlahan, pengurangan, atau pembagian. Jika kalian tidak mengetahui soal dari angka 4 dan 2 maka kalian tidak akan bisa memberika jawaban yang tepat. Jadi kesimpulannya adalah, jika kalian tidak mengetahui masalahnya, maka kalian tidak akan bisa mengetahui jawabannnya.”

Taktik ceramah Dr. Keedy itu sangat serius. Dia tahu bahwa dalam hal hukum, seperti halnya dalam hidup sehari – hari, ada begitu banyak orang menghabiskan banyak waktu untuk memecahkan suatu masalah tanpa mengetahui masalah yang sebenarnya.

Kebanyakan dari kita mungkin berusaha menyelesaikan akibat dari suatu permasalahan, namun justru tidak menyelesaikan sebab atau akar dari permasalahan itu sendiri. Karena itu, tidak jarang kita hanya berputar – putar tanpa dapat menemui jalan keluar dari masalah itu. Kita hanya mencoba – coba dan menebak – nebak sambil tabrak sana tabrak sini.

Jadi kapan saja kita dihadapkan pada suatu masalah atau persoalan, langkah pertama adalah cari tahu dan selidiki terlebih dahulu apa penyebab atau akar dari masalah itu. Jangan terburu – buru memberikan jawaban atau mencari solusi sebelum kita mengetahui akar dan persoalan yang sesungguhnya. Karena bila kita tidak tahu penyebabnya, atau masalah yang sesungguhnya, maka kita tidak akan mengetahui jawabannya dan jika kita tidak mengetahui masalah yang sebenarnya, maka kita juga tidak akan bisa memberikan jawaban atau solusi yang tepat dan yang terbaik. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s