Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Apa Yang Sudah Kita Lakukan

Liu Ming Sheng“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, iatu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah kasih.” (I Korintus 13 : 13)

Sebuah kisah nyata dari negeri Cina, menceritakan tentang seorang pria yang sudah berumur 70 tahun untuk memahat 6000 anak tangga dengan tangan dan peralatan seadanya, hal ini dilakukan untuk menunjukkan rasa cintanya kepada istrinya yang sudah berumur 80 tahun. Pada masa itu adalah hal yang memalukan jika, seorang pria mencintai seorang wanita yang lebih tua, sehingga akhirnya mereka hidup terasing di sebuah gua di atas gunung di daerah Jiangjin. Untuk mencari makan, Liu nama sang suami harus turun gunung. Sang istri yang merasa kasihan berulang kali merasa bersalah kepada sang suami. Namun, sang suami yang sangat mencintai istrinya ini terus bekerja untuk kelangsungan hidup mereka. Setelah 2 tahun hidup di atas gunung. Liu mulai memahat tangga dengan harapan mereka berdua bisa turun dari gunung dengan lebih mudah dan terutama istrinya yang tercinta tidak mengalami kesulitan saat harus turun gunung. Satu demi satu anak tangga itu dibuat oleh Liu hanya dengan tangan dan peralatan seadanya, memahat dan membentuk batu – batu gunung yang begitu keras tanpa kenal lelah. Hal itu dilakukan dengan tekun selama 50 tahun, hingga terciptalah 6000 anak tangga. Sampai akhirnya pada umur 72 tahun, Liu meninggal dalam pelukan istrinya, setelah menyelesaikan 6000 anak tangga. Rahasia itu baru terungkap tahun 2001 yang lalu, dimana sekelompok penjelajah menemukan anak tangga itu, dan bertemu dengan Liu Ming Sheng, salah satu dari 7 anak mereka. Liu Ming Sheng berkata “Cinta mereka memang luar biasa. Bahkan ayah membangun anak tangga itu untuk menghibur hati ibu. Walaupun pada akhirnya ibuku juga jarang turun gunung. Tapi itulah anak tangga cinta mereka.” Dan kisah ini, kini telah sampai ke Dai Rong, sehingga tempat itu pun kini dijadikan museum cinta dan kisah mereka ditulis dalam majalah Chinese Women Weekly.

Sebuah Kisah cinta yang luar biasa, yang menunjukkan pengorbanan besar. Itulah kekuatan dari Cinta. Karena cinta manusia bisa melakukan hal – hal yang diluar nalar kita. Demikian juga Tuhan kita, karena cintaNya kepada umat manusia, ia melakukan suatu hal yang diluar pemikiran kita dan diluar logika. Dia telah mengorbankan Putranya yang tunggal yaitu Yesus Kristus, hanya supaya kita semua beroleh keselamatan yang kekal. Dan Tuhan Yesus yang begitu mencintai kita, dengan suka rela mengorbankan nyawaNya hanya supaya Dia bisa berkumpul dengan kita di surga mulia. Itulah kekuatan Cinta dari Juru Selamat kita. Sobat Talenta, mari memiliki cinta dan kasih yang dapat mengubah segalanya dan bisa dirasakan oleh orang lain. Cinta kasih yang sejati dan tulus. Para suami dan istri, mari bangun kembali hubungan yang baik dengan dasar kasih. Orang tua dan anak, mari bangun kembali kasih yang sudah mulai hilang akibat termakan waktu dan jaman. Demikian juga kakak, dan adik. Inilah saatnya membangun kasih dalam keluarga kita. Karena saat ini, iblis sedang berusaha menghancurkan kasih dalam sebuah keluarga. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s