Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Ibadah?

church“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan – pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasehati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10 : 25)

Rocky adalah seorang yang rajin beribadah. Namun suatu saat, ia mulai mengalami kebosanan karena ia merasa khotbah dari pendetanya selalu diulang – ulang. Akhirnya Rocky mulai malas ke gereja dan sudah beberapa minggu ini dirinya tidak hadir di ibadah gereja. Mengetahui bahwa sudah beberapa minggu Rocky tidak hadir, akhirnya gembala gerejanya mengunjungi rumah Rocky untuk menanyakan mengapa kini Rocky tidak hadir lagi dalam ibadah minggu. Kebetulan hari itu adalah musim dingin, sehingga Rocky menemui bapak Pendeta itu di ruang tamu dari rumahnya dimana terdapat perapian yang sedang menyala untuk mengusir hawa dingin. Perapian itu memang bisa memberikan kehangatan di ruangan tersebut, karena panas yang timbul dari arang – arang yang dibakar, membuat ruangan itu tetap hangat. Si Rocky pun mulai bercerita dengan jujur, bahwa ia sesungguhnya mulai malas, karena kini dirinya tidak lagi menemukan manfaat yang nyata dari kehadirannya di gereja setiap minggu. Di tengah – tengah percakapan itu, tiba – tiba bapak Pendeta tersebut mulai menjauhkan semua arang di tempat perapian tersebut sehingga kini arang – arang itu tidak lagi terkumpul menjadi satu tumpukan, namun terpisah – pisah menjadi satu persatu. Awalnya Rocky tak terlalu memperdulikan, tetapi lama kelamaan ia melihat arang yang kini terpisah menjadi satu persatu itu mulai mati, sehingga akhirnya ia kembali mengumpulkan dan kembali arang – arang yang tadinya mati, kini kembali mulai menyala akibat bersentuhan dengan arang yang masih menyala. Namun setiap kali Rocky mengumpulkan arang, tak lama kemudian bapak Pendeta itu kembali memisahkan arang itu satu persatu. Dan itu berlangsung terus menerus, Rocky mulai jengkel dan bertanya maksud dari bapak Pendeta. Sambil tersenyum, Pendeta tersebut hanya menjawab, “Seberapa terang dan seberapa panas sepotong arang yang terbakar, pasti lama – lama akan padam juga jika dijauhkan dari api. Demikian juga seberapa cerdas dan seberapa rohani seseorang, pasti akan kehilangan kecerdasannya, dan “api” rohnya bisa padam alias tidak lagi menyala – nyala, jika ia menjauhkan diri dari sesamanya. Jadi sampai jumpa di gereja hari minggu besok.”

Sobat Talenta, pada dasarnya ibadah selalu memberikan keuntungan bagi kita semua. Bahkan Paulus sendiri pernah berpesan jangan menjauhkan diri dari pertemuan ibadah, karena Paulus sangat tahu pentingnya sebuah pertemuan ibadah. Memang, tak bisa dipungkiri, kadang kita seperti Rocky yang sudah merasa hafal dan tahu kebenaran Firman Tuhan, yang hampir tiap minggu diulang – ulang seperti itu. Namun, sadarkah kita, bahwa saat kita mendengarkan sesuatu yang berulang – ulang, justru itu yang akan menjadi rhema dan memberikan kekuatan secara rohani. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa kita juga akan mendapatkan hal yang baru.

Jadi, janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan ibadah kita, karena sepanas apapun sepotong arang, pasti lama – lama akan padam bila dijauhkan dari api. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s