Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Pendapatan > Pengeluaran

safety box“Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau – kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?” (Lukas 14 : 28)

Di sebuah cafe, tampak dua orang yang sedang berdialog. Satu orang Amerika dan satunya orang Indonesia. Orang Indonesia bertanya pada orang Amerika, berapa gajimu dan untuk apa saja uang sejumlah itu?

Orang Amerika menjawab, “Gaji saya 3.000 USD. 1.000 USD untuk tempat tinggal, 1.000 USD untuk makan dan 500 USD untuk hiburan.”

“Lalu sisa 500 USD untuk apa? Tanya orang Indonesia.

Orang Amerika menjawab dengan ketus, “Oh…, itu urusan saya, Anda tidak berhak bertanya!”

Kemudian orang Amerika balik bertanya, “Kalau anda bagaimana?”

“Gaji saya Rp. 950ribu. Rp. 500 ribu untuk tempat tinggal, Rp. 450 untuk makan, Rp. 250 ribu untuk transportasi, Rp. 200 ribu untuk sekolah anak, Rp. 200 ribu untuk bayar cicilan pinjaman…Rp. 100 ribu untuk…”

Penjelasan orang Indonesia mendadak terhenti karena orang Amerika menyetop penjelasan itu dan langsung bertanya. “Lho…uang itu jumlahnya sudah melampaui gaji Anda. Sisanya dari mana?” Kata orang Amerika itu dengan keheranan.

Kemudian, orang Indonesia itu menjawab dengan enteng, “Begini Mister, tentang uang yang kurang…, itu urusan saya, Anda tidak berhak bertanya – tanya.”

Sobat Talenta, ada begitu banyak orang yang pengeluarannya lebih besar dari pada pendapatannya, sehingga keuangannya tidak sehat. Padahal Tuhan menginginkan kita hidup dengan berkelimpahan. Namun, agar Tuhan dapat memberkati kita hingga berkelimpahan, kita harus dapat mengatur dan mengelola keuangan kita dengan benar terlebih dahulu. Jangan biarkan pengeluaran kita lebih besar dari pendapatan kita. Bila hal itu terjadi ada dua pilihan yang harus kita lakukan. Pilihan pertama adalah mengurangi pengeluaran kita, sedangkan pilihan kedua adalah memperbesar pendapatan kita. Dan sebelum kita sampai pada kedua pilihan itu, hal pertama yang harus kita lakukan adalah memeriksa kondisi keuangan kita, sehingga kita tahu dimana posisi kita sekarang dan apa yang harus kita lakukan. Karena bila kita tidak tahu kesalahan kita, maka kita juga tidak akan pernah tahu mana yang harus dibetulkan. Jadi mari segera mengelola keuangan kita secara tepat dan benar, karena Tuhan sedang menunggu untuk mencurahkan berkatNya kepada kita hingga berkelimpahan. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s