Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Cara Menghilangkan Kebosanan

Bored“Jadi, akhirnya, saudara – saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manid, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4 : 8)

Tamu : “Bagaimana caranya menghilangkan kebosanan?”

Pak Tua : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”

Tamu : “Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?”

Pak Tua : “Bertanyalah pada dirimu sendiri : mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?”

Tamu : “Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua.”

Pak Tua : “Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang.”

Tamu : “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?”

Pak Tua : “Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan atau meloncat – loncat. Kalau biasanya menelepon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri. Dan seterusnya.”

Lalu Tamu itu pun pergi. Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.

Tamu : “Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?”

Pak Tua : “Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak – kanakan.”

Tamu : “Contohnya?”

Pak tua : “Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.”

Tamu itu pun pergi. Beberapa minggu kemudian, tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.

Tamu : “Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas – puasnya semua permainan anak – anak yang saya senangi dulu. Dan keajaiban itu terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal – hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak?”

Sambil tersenyum Pak Tua berkata : “Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Anakku, segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.”

Sobat Talenta, pikiran kita sangatlah berkuasa. Kebahagiaan dan sukacita seringkali tidak ditentukan oleh apa yang terjadi dalam hidup kita, tetapi lebih banyak ditentukan oleh cara berpikir kita. Karena itu, pikirkanlah hal – hal yang baik dan positif, supaya hidup kita juga menjadi baik dan positif. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s