Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Nothing Is Impossible

Alain robert“Tiada suatu apa pun yang mustahil untukMu!” (Yeremia 32 : 17b)

Sejak kecil Alain Robert bercita – cita menjadi pemanjat. Pada waktu umur 12 tahun, ia sudah memanjat gedung 8 lantai. Awalnya orang tuanya menentang. Tetapi lama kelamaan mereka mendukungnya. Dia memotivasi dirinya untuk menjadi pemanjat tanpa menggunakan alat bantu sama sekali. Sebagai seorang pemanjat, ia telah mengalami dua kali kecelakaan serius, yaitu jatuh dari ketinggian 15 meter dan koma selama 5 hari. Tetapi hal ini tidak menyurutkan motivasinya. Setahun kemudian, yakni tahun 1994, ia kembali memanjat gedung pencakar langit di Chicago. Dan selama 8 tahun ia telah berhasil mendaki lebih dari 70 gedung pencakar langit dan monument. Walaupun dalam perjalanan hidupnya banyak mengalami kecelakaan, bahkan menurut dokter 60% tubuhnya tidak berfungsi normal, namun ia berhasil menorehkan rekor sebagai pemanjat solo terbaik di dunia.

Sobat Talenta, tentunya merupakan suatu hal yang mustahil bagi seseorang untuk dapat memanjat gedung tinggi tanpa tali atau alat bantu apapun dan hanya menggunakan tubuhnya. Namun Alain telah membuktikan kepada dunia, bahwa dirinya mampu melakukan hal yang mustahil itu.

Itulah kekuatan dari sebuah mimpi dan kepercayaan. Karena Alain percaya ia mampu untuk melakukannya, maka akhirnya ia benar – benar mampu melakukannya. Dalam kehidupan ini, marilah kita memiliki iman bahwa Tuhan memberikan kita kekuatan untuk menaklukkan kemustahilan yang ada di dalam hidup kita. Seperti Alain yang menuliskan pada situs pribadinya “Sekarang, sebagai pemanjat solo dan sebagai pembicara yang tangguh, ini adalah pesan yang ingin saya sampaikan. Kita membatasi batas dari diri kita, tetapi kita sebenarnya cukup kuat untuk mencapai hal yang lebih tinggi lagi dan untuk mencapai tujuan kita. Yang perlu kita lakukan adalah menemukan kekuatan tersebut dalam diri kita dan mengetahui bagaimana cara mengembangkannya. Dan saya berpikir bahwa memang iman dapat memindahkan gunung – gunung…”

Jadi, marilah kita memiliki iman dan cita – cita yang besar. Karena dua hal inilah yang akan menjadi motivasi kita dalam menjalani hidup ini melewati batas kemustahilan untuk mencapai garis akhir. Cita – cita yang besar yang Tuhan taruh dalam hati kita, memberikan arah dalam kehidupan kita. Sementara iman kita kepada Tuhan Yesus akan membawa kita untuk meraih cita – cita tersebut. Bagi manusia memang ada begitu banyak kemustahilan. Namun bagi Tuhan Yesus tidak pernah ada kata mustahil, karena segala sesuatu mungkin bagi Dia. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s