Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

New Dimension

Ps. Yosi Here

rockDi tahun baru ini, Tuhan mau agar kita mendapatkan terobosan dalam hidup, entah itu dari keuangan, keluarga, atau apapun yang anda jalani saat ini. Dalam Mat 24:12, “Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” Ketika seseorang menerima Yesus di dalam hatinya, maka dia akan memiliki kasih di dalam hidupnya. Namun bagi orang yang jauh dari Tuhan, kasihnya menjadi pudar ia akan mudah disesatkan. Jadi milikilah kewaspadaan di dalam hidup kita.

Di awal tahun  ini, saya ingin agar kita memiliki kerinduan. Jadi milikilah komitmen di dalam diri anda. Seperti halnya raja Daud. Ketika dia sedang dikejar-kejar oleh musuhnya, dia berkata di dalam dirinya, “Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!” (Mzm 103:1). Kita harus membangkitkan iman kita agar kita siap untuk menerima janji Tuhan.

Di tahun 2016 ini, visi dan misi dimensi baru terletak di dalam Ef 3:18-19, “Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.”

Ada beberapa hal mengapa didasari tema ini di tahun ini. Jika anda belajar matematika, anda akan belajar bagaimana mengukur luas dan tinggi. Kitab Efesus merupakan perwujudan dari pola pikir Allah. Cara yang lebih sederhana adalah ketika anda menggunakan takaran atau ukuran untuk meminum air. Tuhan mau kita mempunya dimensi yang ilahi dan bukan dengan pola pikir yang lama. Ini semua berbicara tentang panjang, lebar dan luasnya kehidupan kita untuk melakukan yang benar.

Kita ada bukan karena kita benar, tapi karena Tuhan telah memilih kita sehingga kita benar. Dalam Ef 2:8, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.”

Ketika kita berada di dalam jangkauan Tuhan, hati kita akan terkoneksi denganNya dan kita akan mudah untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Sebaliknya, akan terjadi hilang arah ketika seseorang tidak berada di dalam kasih Tuhan.

Apa yang kita lakukan hari ini adalah sedang mempersiapkan kekekalan. Kematian bisa saja menjemput kita sewaktu-waktu. Ketika anda sampai di sana, tidak akan ada kotbah atau aktifitas lainnya. Karena di sana hanya tertinggal penyembahan dan pujian kepada Tuhan. Kekekalan berbicara tentang bagaiamana kita menyiapkan hati kita.

Mzm 63:1-2, “Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda. Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.” Dasar dari dimensi baru yang Tuhan mau di dalam hidup ini adalah kasih. Jika kita tidak memiliki kasih itu, maka kita tidak akan mengenal betapa panjang, lebar, tinggi, dan dalamnya kasih Tuhan.

Kata “memahami” dalam bahasa aslinya di Ef 3:18 adalah “to catch” atau untuk menangkap sesuatu. Comprehend atau memahami artinya agar kita dapat merangkul dan mendapatkan semuanya dengan berusaha lebih sungguh. Oleh karena itu, butuh sebuah pengorbanan untuk mendapatkan semuanya itu. Jadi milikilah kasih di dalam hidup kita agar kita siap untuk dibentuk olehNya. Bagaimana menurut anda?

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (3 Januari 2016) di GBI R.O.C.K Tampa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s