Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Parade Atau Pertunjukkan

circus“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita” (Roma 8 : 18)

Pada tahun 1800an, ada seorang anak laki – laki berusia 12 tahun yang tinggal di desa dan belum pernah melihat sirkus. Suatu hari, di sekolahnya ada poster yang mengumumkan bahwa pada hari sabtu mendatang sebuah sirkus akan pentas di kota terdekat.

Ketika Sabtu pagi tiba, ia bergegas ke kota dan hendak menuju ke tempat dimana sirkus itu diadakan. Saat hampir sampai di perbatasan, dia melihat orang – orang hingga dia bisa melihat apa yang terjadi. Ternyata ada parade sirkus! Parade itu merupakan hiburan terbesar yang pernah dilihatnya. Binatang – binatang buas yang ada dalam kerangkeng mengeram ketika lewat di depannya, pemain band memainkan musik yang dinamis, orang – orang cebol melakukan gerakan – gerakan akrobatik sementara bendera dan pita warna – warni berkibaran di depannya. Akhirnya, setelah semua anggota sirkus lewat, yang terakhir lewatlah juga seorang badut sirkus dengan sepatu kebesaran, pakaian kedodoran, dan wajah dicat tebal sambil tertawa – tawa gembira, setelah semua parade itu berakhir anak itu kembali pulang ke rumah dan merasa puas sekali dengan apa yang baru saja dilihatnya. Dia tidak jadi menuju ke tempat sirkus. Apa yang terjadi? Ternyata anak laki – laki itu mengira dia sudah melihat sirkus, padahal dia baru saja melihat arak – arakannya saja!

Sobat Talenta, tanpa disadari, kita sering berlaku seperti anak dalam kisah di atas. Kita mudah puas saat melihat suatu keindahan yang diciptakan Tuhan di dunia ini dan ingin rasanya tinggal di dunia ini selamanya.

Kita seringkali hanya terfokus dan mengejar berkat – berkat di dunia ini, tanpa mengejar berkat yang sebenarnyaya, yakni berkat yang tersedia untuk kita di surga. Padahal keindahan di dunia ini bukanlah keindahan yang sebenarnya. Masih ada keindahan lain yang jauh lebih indah dan tiada bandingannya yang sudah Tuhan siapkan bagi kita di kekekalan, yaitu di surga. Dan ingatlah selalu, bahwa semua berkat yang kita nikmati di dunia ini juga tidak ada bandingannya dengan berkat yang Tuhan sediakan di surga kekal.

Mari belajar bersikap bijaksana. Menikmati keindahan dunia dan semua berkat yang Tuhan sediakan di dunia ini boleh – boleh saja, namun jangan sampai hal itu justru membuat kita berhenti menuju tujuan kita yang semula yaitu surga kekal, dan membuat kita berhenti mengerjakan keselamatan kita.

Jadi, jangan berpuas diri dengan kenikmatan dunia yang hanya bersifat sementara, tapi teruslah melangkah menuju panggilan kita yang sesungguhya yaitu surga kekal, karena apa yang ada di dunia ini hanyalah parade sementara, sedangkan pertunjukan yang sebenarnya adalah di surga kekal. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s