Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Sudahkah Kita Mencari Tuhan?

praise“Sebab itu TUHAN menanti – nantikan saatnya hendak menunjukkan kasihNya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti – nantikan Dia!” (Yesaya 30 : 18)

Suatu hari, seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah mereka terlibat dalam pembicaraan yang hangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, hingga akhirnya topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si Tukang cukur berkata, “Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.

“Kenapa kamu berkata begitu?” Timpal si konsumen dengan nada kurang senang. “Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan…supaya Anda bisa menyadari bahwa Tuhan itu memang tidak ada. Coba jelaskan kepada saya, jika Tuhan itu benar ada, mengapa masih ada yang sakit? Mengapa masih ada anak terlantar? Dan mengapa masih banyak orang yang mengemis di pinggir – pinggir jalan? Jika Tuhan memang benar ada, seharusnya tidak ada sakit ataupun berbagai macam kesusahan di dunia ini. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Pengasih & Maha Penyayang dapat membiarkan ini semua terjadi.” Mendengar hal itu, si konsumen terdiam sambil berpikir sejenak, namun dia tidak memberikan komentar apapun karena dia tidak ingin berdebat. Setelah beberapa lama si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen akhirnya pergi meninggalkan tempat itu. Beberapa saat setelah si konsumen meninggalkan ruangan itu, dia melihat ada seorang pria di jalan dengan rambutnya yang panjang tidak beraturan, berombak kasar, dan kotor, brewoknya juga terlihat kacau dan tidak pernah dicukur. Orang itu terlihat sangat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen segera balik ke tempat tukang cukur dan berkata, “Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.” Si tukang cukur tidak terima, “Kamu kok bisa bilang begitu? Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”

“Tidak!” elak si konsumen “Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan. “Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, Sanggah si tukang cukur. “Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, Jawab si tukang cukur membela diri. “Cocok!” Kata si konsumen menyetujui, “Itulah poin utamanya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA. Tapi apa yang terjadi… Orang – orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.” Si tukang cukur terbengong.

Sobat Talenta, Tuhan memang selalu ada, yang menjadi persoalan adalah, seringkali ada banyak orang tidak mau datang untuk meminta pertolonganNya. Jadi mari kita datang kepada Tuhan untuk meminta pertolonganNya dan rasakan bahwa TUHAN ITU ADA. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s