Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Kebahagiaan Adalah Pilihan

John C. Maxwell & Margaret“Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya.” (Amsal 3 : 13 – 15)

Suatu ketika, Margaret, yang merupakan istri dari John Maxwell seorang pembicara motivator terkenal, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang “kebahagiaan”.

John Maxwell sang suami duduk di bangku paling depan dan ikut mendengarkan. Di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan dan tibalah sesi tanya jawab. Setelah beberapa pertanyaan, tiba – tiba seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya.

“Mrs. Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia?”

Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus. Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab, “Tidak”.

Seluruh ruangan terkejut. “Tidak”, katanya sekali lagi, “John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia.”

Seisi ruangan langsung menoleh ke arah John Maxwell. Dan sepertinya John Maxwell juga menoleh kesana – kemari seakan – akan mencari pintu keluar, dan sepertinya ia ingin lari dari ruangan itu.

Margaret kemudian melanjutkan, “John Maxwell adalah seorang suami yang sangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk – mabukan maupun main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuat saya bahagia.”

Tiba – tiba ada suara bertanya, “Mengapa?”

Margaret kemudian menjawab, “Karena tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaan saya selain diri saya sendiri.”

Margaret dengan jelas mengatakan tidak ada orang lain yang bisa membuat kita bahagia. Baik itu pasangan hidup kita, sahabat kita, uang kita, hobi kita, dll. Semua itu tidak bisa membuat kita bahagia, karena yang bisa membuat diri kita bahagia adalah diri kita sendiri. Kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri, dan bukan orang lain.

Sobat Talenta, kalau kita selalu dapat mengucap syukur, tidak pernah punya perasaan minder, selalu percaya diri, kita tidak akan pernah merasa sedih. Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor yang di luar.

Jadi, bahagia atau tidaknya hidup kita bukan ditentukan oleh seberapa kaya diri kita, seberapa cantik dan seberapa baik istri kita, seberapa tampan dan sesabar apa suami kita, seberapa baik orang tua atau anak – anak kita, atau bahkan seberapa sukses hidup kita, bagaimanapun juga bahagia adalah pilihan kita sendiri, karena tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaan kita selain diri kita sendiri. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s