Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Apakah Kita Keliru Menukarkan?

Silver Eagle“Pernahkah suatu bangsa menukarkan allahnya meskipun itu sebenarnya bukan allah? Tetapi umat-Ku menukarkan Kemuliaannya dengan apa yang tidak berguna.” (Yeremia 2 : 11)

Seorang gadis kecil diberi oleh ayahnya sekeping uang logam perak. Dia sangat senang dan bahagia, itu adalah uang pertamanya. Ia sangat menyayangi uang logam perak itu, dijaga baik – baik, disimpannya dalam tas saku beludru yang selalu tergantung di lehernya. Bangun pagi, hal pertama yang dilakukannya adalah mengambil minyak dan memoles logam peraknya agar tampak bersinar. Saat itu logam perak itu adalah harta paling berharga miliknya. Tak ternilai, tak akan di tukar dengan apapun, dan akan dijaga seumur hidupnya, begitulah janjinya di dalam hati.

Suatu hari dilihatnya ada seorang pria muda seusianya membawa sekeping logam seperti miliknya. Hanya warna yang membedakannya. Sang pria muda itu memiliki logam yang berwarna kuning mengkilap. Silau bila terpantul cahaya matahari.

Gadis kecil : (berkata dalam hati) “Wow, logam emas!” “Aku harus memilikinya,” (berjalan ke pria muda) “Boleh ku tukar logam perak ku dengan logam mu?”

Pria muda : (heran) “Apa kamu yakin mau menukar logam perakmu dengan punyaku?”

Si gadis kecil diam sejenak, ia berpikir, ini logam kesayangannya, apa akan ku tukar ya. Tetapi cahaya silau yang terpantul dari logam milik si pria muda membuyarkan lamunannya.

Gadis kecil : “Iya, akan ku tukar!”

Demikianlah sekarang sang gadis kecil memiliki logam berwarna kuning mengkilap yang ia peroleh dengan menukarkan logam perak kesayangannya. Hari berganti hari, si gadis sudah beberapa hari tidak membuka tas beludrunya. Ketika ia teringat akan tas beludrunya, ia membuka dan mengeluarkan uang logam yang terdapat di dalamnya. Diperhatikan logam barunya. Lalu si gadis mengambil minyak untuk menggosok logamnya. Tak lama si gadis mengambil kain lap. Entah mengapa dengan agak panik si gadis mengambil tissue. Ia terus menggosok logamnya dengan minyak dan lap, kemudian menggosoknya lagi dengan tissue.

Gadis kecil : (dengan hampir menangis) “Ayah, logam baru ku tampak kusam, tampak hitam, tidak bisa bersih dengan minyak. Semakin ku gosok, ia semakin kusam, padahal ini logam emas yang seharusnya lebih berkilau, lebih mahal dari pada logam perak kesayangan ku itu kan yah?”

Ayah : “Benar ini tampak seperti logam emas, tetapi ini bukan logam emas anakku. Ini adalah logam tembaga. Ia tampak seperti emas, tetapi tidak seindah emas, bahkan tidak seindah perak yang ayah berikan.”

Sobat Talenta, sering kali kita bertindak seperti gadis kecil ini, karena tidak mengetahui, dan tidak menyadari betapa berharganya apa yang kita miliki saat ini. Apapun itu, orang – orang yang kita sayangi dan yang menyayangi kita, benda, waktu, kesempatan, atau apapun itu. Sering kali kita me-underestimate kan apa yang kita miliki saat ini. Rumput tetangga terlihat lebih hijau. Sering kita terpikat oleh silaunya pantulan cahaya milik orang lain. Padahal hal yang terlihat belum tentu seindah nampaknya. Sering kita melihat orang lain nampak lebih bahagia, atau kekasih orang lain lebih tampan atau cantik, atau apa saja, sehingga kita lupa bersyukur atas apa yang kita punya. Dan kita sering menukar harta kita yang paling berharga dengan sesuatu yang membuat kita terpukau, padahal itu hanya sesaat, dan mungkin hanyalah tipuan belaka. Ketika kita kemudian menyadarinya, kita sudah melakukan kesalahan. Kita menyesal, tetapi belum tentu sesuatu itu bisa diperbaiki dengan mudah. Konsekuensi itu pasti ada. Bukankah sesuatu akan menjadi berharga bila kita sudah kehilangannya, jadi sebelum sesuatu itu hilang hargailah!

Yang terpenting jangan pernah menukarkan Keselamatan kita dengan Harta, ataupun Jabatan ataupun yang lainnya, karena kita semua telah ditebus oleh Darah Tuhan Yesus Kristus yang mahal di atas Kalvari! Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s