Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

Dipenuhi Roh Kudus

Ps. Yosi Here

rock Yoh 1:35-51. Apa saja yang membuat Roh Kudus tinggal di dalam kita? Ini menjadi sebuah pertanyaan kritis ketika kita melihat banyak perbedaan pada orang lain yang dipenuhi dengan Roh Kudus. Roh Kudus mengubah setiap hidup kita.Ketika seseorang dipenuhi Roh Kudus, mereka mendapatkan jamahan dan kuasa dari tindakan buruk kita, seperti sifat pemarah, iri hati, atau pikiran kotor. Ada 5 hal bagaimana kita bisa dipenuhi dengan Roh Kudus:

  1. Cari Sumbernya (Find The Source)

Yoh 1:36, Ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah!” Sumber akan mempengaruhi setiap tingkah laku kita. Ketika kita mengenal Yesus sebagai sumber mata air yang tidak akan pernah kering, janganlah kita menganggap Dia sebuah alat. Seringkali kita menganggap Tuhan sebagai mesin laundry tatkala hidup kita kotor dengan penuh dosa. Bahkan beberapa orang menganggap Tuhan sebagai mesin ATM yang dapat dengan mudah mencari mujizat ketika kita dalam pergumulan. Ada yang mencari Tuhan dengan motivasi yang salah. Mereka mencari Tuhan untuk mendapatkan kebutuhan yang tercukupi. Ingat! Temukan sumbernya maka kita akan mengerti. Sumber yang benar akan mempompa hidup kita untuk terus bertumbuh dan berbuah.

  1. Tahu Persis Siapa Yang Dicari (Know Exactly Who Wanted)

Yoh 1:38, Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya: “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Murid-muridNya ingin mengenal Yesus secara pribadi lepas pribadi. Tidaklah mungkin kita mengenal Tuhan tanpa kita bergaul erat denganNya. Ketika kita menganggap bahwa alasan kita untuk datang ke gereja adalah sebagai sebuah kewajiban, maka ini sia-sia saja. Untuk itu, marilah kita membangun hubungan kita dengan Tuhan.

  1. Mengalami Yesus Secara Pribadi (Experience Jesus Personally)

Yoh 1:40-41, Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Ketika kita bertemu dengan Yesus, itu adalah pengalaman pribadi yang dapat memberikan kekuatan atas setiap kehidupan kita. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa mengalami pengalaman pribadi denganNya? Apa yang harus kita lakukan? Bergaul kariblah dengan Tuhan untuk mengenal Dia lebih dalam lagi. Seperti pada Ay 42:5, “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”

  1. Mengikuti Dia (Follow Him)

Yoh 1:43, pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Dan di dalam Ef 2:10, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Ketika kita mendapatkan rasa takut dan khawatir, Firman Tuhan meneguhkan kita agar kita tidak khawatir. Apa yang ada di dalam diri kita, suatu hari akan menekan dan keluar. Artinya ketika kehidupan kita diisi dengan Firman, maka Firman itulah yang keluar. Mintalah hikmat dan pengertian kepada Tuhan ketika membaca dan merenungkan FirmanNya.

  1. Lakukan Hal Yang Besar (Do The Big Think)

Yoh 1:50, Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.” Banyak orang berpikir mereka hanya mengenal Tuhan dan tidak mau tinggal di dalamNya. Berkat akan tercurah bagi siapa saja yang mau melakukan FirmanNya. Dalam Ul 28:1-14, dijelaskan bagaimana kita mendapatkan berkat Tuhan ketika bergaul karib denganNya. Segala sesuatunya akan dicukupi. Dan berkat akan terus mengalir dalam kehidupan kita. Tuhan mau membukakan hal-hal yang baru bagi kita agar kita mau merasakan mujizatNya dalam ,kehidupan kita. Jika kita hanya duduk dan melihat, kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Janganlah kita menaruh mentalitas kita untuk mengatur jalanNya Tuhan. Tuhan punya jalanNya tersendiri. Tidak ada yang mustahil ketika kita memiliki kerinduan untuk hidup denganNya. Bagaimana menurut anda?

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (24 Mei 2015) di GBI R.O.C.K Tampa

 24

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s