Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Apakah Kita Sedang Putus Asa?

 

Mabuk“aku melupakan apa yang telah dibelakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari – lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Filipi 3 : 13 b – 14)

Masih terngiang di ingatan kita, peristiwa di mana seorang aktor terkenal, Robin Williams, memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Robin Williams memulai film pertama ketika berakting di Popeye and The World According to Garp yang termasuk film “gagal”, tapi ketika di Good Morning, Vietnam, dia mulai memantapkan diri di mata penggemarnya. Kebanyakan perannya adalah peran komedi (seperti The Birdcage and Mrs. Doubtfire), kemudian mengisi suara karakter Jin di film animasi Alladdin menjadi tonggak utama pentingnya peran pengisi suara dalam film. Ia juga membintangi film drama “serius” seperti Awakenings, What Dreams May Come, dan pada tahun 1998 ia memenangi penghargaan Piala Oscar kategori Aktor Pendukung Terbaik untuk perannya sebagai psikolog dalam film Good Will Hunting.

Robin Williams sangat dikenal dalam bakat improvisasi dan sulih suaranya. Ia mampu mengubah mimik wajahnya dan berganti karakter pada waktu yang sangat cepat. Robin Williams dan istri keduanya Marsha Garces mendirikan Windfall Foundation, sebuah lembaga penggalangan dana untuk banyak lembaga amal. Robin banyak menyumbang waktu dan energinya untuk amal, termasuk di Comic Relief dan berbagai usaha penggalangan dana lainnya. Prestasinya luar biasa, membuat begitu banyak orang terhibur dan terkagum – kagum oleh penampilannya. Namun apa yang terjadi? Di balik prestasinya yang gemilang ini, Robin menderita depresi sepanjang hidupnya dan berjuang mengatasi kecanduan obat – obatan terlarang dan alkohol. Tanggal 11 Agustus 2014, ia ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Paradise Cay, dekat kota Tiburon, California. Ternyata kesulitan dan masalah hidup tidak dapat dihindari dalam sejarah kehidupan manusia. Lalu mengapa ada orang yang mampu bertahan dan justru tampaknya semakin kuat di tengah – tengah masa sulit? Jawabannya adalah karena mereka tidak putus asa. Sikap putus asa merupakan musuh terbesar kita, karena putus asa secara otomatis akan memadamkan semua sumber kekuatan, potensi dan motivasi kita.

Dalam hidup ini selalu ingatlah bahwa : Kesulitan kita tidak pernah melampaui batas kemampuan kita. Kita selalu membayangkan telur sebagai benda yang sangat rapuh dan mudah pecah. Namun cobalah untuk meremas seluruh permukaan sebutir telur dalam genggaman tangan kita. Apa yang terjadi? Semakin kuat kita menekan dan meremas telur tersebut, semakin telur itu terasa membatu dan tidak kunjung pecah. Sebutir telur ternyata tidaklah serapuh yang kita duga selama ini. Ketika tekanan datang dari berbagai penjuru, cangkang telur menguraikan tekanan tersebut ke segala arah di permukaannya. Karena bentuknya yang bulat, setiap sel dari cangkang telur akan saling meniadakan momen gaya akibat tekanan. Hasilnya? Telur tidak pecah, melainkan justru terasa makin mengeras. Seperti itulah kehidupan kita. Ketika tekanan dan masalah datang menerpa seluruh hidup kita, sesungguhnya kita memiliki cara untuk mengatasinya. Caranya adalah : di saat tekanan mungkin datang dan mencoba menghancurkan kehidupan kita, jangan menyerapnya begitu saja dengan berputus asa, namun sama seperti sebutir telur, yang menguraikan tekanan tersebut ke segala arah di permukaannya, biarlah kita juga menguraikan tekanan kehidupan ke dalam tangan Tuhan yang kuat, dan biarlah tangan Tuhan yang kuat itu akan semakin membuat kita menjadi kuat dan menang atas semua tekanan kehidupan ini. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s