Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Beban Latihan

stillbbell“Memang tiap – tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.” (Ibrani 12 : 11)

Saya bertemu Noel untuk pertama kalinya ketika ia berada pada tahap awal program rehabilitasi para pecandu narkoba. Ia telah menerima Kristus sebagai Juruselamat dan ia pun telah menjadi murid Kristus yang beriman teguh. Suatu hari ia mengaku, “Saat pertama saya percaya kepada Tuhan, saya merasa tidak berdaya dan ingin bergantung kepadaNya dalam segala hal. Namun sekarang setelah Dia membuat saya semakin kuat, saya justru takut kalau – kalau saya tidak lagi bergantung penuh kepada-Nya.”

Saya percaya Noel masih bergantung kepada Tuhan, tetapi bagaimanapun juga, saya ingin menenangkan dan meyakinkan hatinya. Jadi, saya berkata, “Noel, ketika seseorang akan memulai olahraga angkat besi, beban manakah yang harus digunakan pertama kali?” Noel menjawab, “Beban yang paling ringan.”

Kemudian, saya berkata lagi, “Sekalipun beban – beban itu berat, tetapi akan terasa lebih ringan jika otot dan persendian orang itu terlatih dengan baik. Lalu apa yang harus dilakukan orang itu?” Serasa tersenyum, Noel menjawab, “Menambah beban!”

“Itulah yang sedang dilakukan Tuhan padamu,” jawab saya. “Beban yang kauangkat memang terasa lebih ringan sekarang, karena secara rohani kau merasa lebih kuat. Namun janganlah terlalu percaya diri. Tuhan akan terus menambah bebanmu untuk mrngingatkan bahwa kekuatanmu terbatas. Kau tidak akan pernah berkuasa dari Tuhan, karena itulah kau perlu selalu bergantung pada-Nya!”

Ya, Tuhan memang tidak ingin kita mengalami stagnasi atau kebuntuan, Dia ingin kita terus bertumbuh dalam segala hal baik dalam hal, iman, kasih, karakter, ataupun yang lainnya. Karena itu dia akan terus menambahkan “beban latihan” sesuai dengan kemampuan kita. Tujuan “Beban latihan” ini adalah agar kita semakin kuat dalam segala hal.

Jadi, jika saat ini, kita sedang menghadapi problema ataupun tantangan, ingatlah selalu bahwa itu hanyalah “beban latihan” untuk membuat kita semakin kuat, semakin hebat dan semakin indah di dalam Dia. Bila suatu ketika, “Beban latihan” itu seolah – olah tampak begitu berat, itu hanyalah suatu cara untuk mengingatkan kita agar terus bergantung dan berharap kepadaNya, karena Dia tidak akan memberikan “Beban latihan” yang melebihi kemampuan kita. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s