Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Apakah Anda Lelah?

Lelah“Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel : “Hidupku tersembunyi dari Tuhan, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?” Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? Tuhan ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.” (Yes 40:27–29)

Suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yang sedang membaca koran…

Anak : “Oh Ayah, ayah…”

Ayah : “Ada apa?”

Anak : “Aku lelah…ayah, sangat lelah… Aku lelah karena aku belajar mati – matian untuk bisa mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek. Lebih baik aku nyontek aja! Aku lelah karena harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu. Aku ingin kita punya pembantu saja! Aku lelah karena harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung… Aku ingin jajan terus! Aku lelah karena harus menjaga sikapku untuk menghormati teman dan kakak – kakakku, sedangkan mereka seenaknya saja bersikap kepada-ku… Aku lelah ayah, aku lelah menahan diri… Aku ingin seperti mereka, dan aku…aku benar – benar lelah menjadi orang baik!

Ayah : “Anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,

Lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang…

Anak : (mulai mengeluh) “Ayah mau kemana kita?? Aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri, badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena ada banyak ilalang…aku benci jalan ini ayah”

Sang ayah hanya diam, akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yg sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu – kupu, bunga – bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…

Anak : “Wwaaaah…tempat apa ini ayah? Aku suka! Aku suka tempat ini!”

Ayah : “Anakku, tahukah engkau mengapa tempat yang begitu indah ini sangat sepi…?”

Anak : “Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”

Ayah : “Itu karena orang – orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tahu ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu. Anakku, dalam hidup ini, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kejujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi…bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, saat lumpur mengotori sepatumu, saat melewati ilalang, dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga…namun akhirnya kau dapat menjumpai sebuah telaga yang sangat indah.

Sobat Talenta, Apakah kita pernah berkata : “Aku ingin pergi ke tempat yang jauh, sendirian dan tanpa beban, aku lelah dengan semua masalah ini” Jika sedang mengalami jiwa yang lelah karena tekanan masalah atau banyaknya kesibukan, jangan pernah lari dan menyembunyikan diri. Marilah menghadapi semuanya bersama Tuhan kita Tuhan Yesus Kristus. Mari belajar untuk bersabar, karena setiap masalah di dunia ini, tidak ada yang abadi, setiap masalah di dunia ini hanyalah sementara, karena semuanya itu pasti akan berlalu. Yang dibutuhkan hanyalah kesabaran dan berharap kepada Tuhan Yesus. Karena tidak ada badai yang abadi, yang ada hanyalah kasih Tuhan Yesus yang abadi. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s