Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

Time & Signs

Ps. Yosi Here

rock Ada lima ragi yang harus kita buang dalam kehidupan kita, yaitu:

  1. Ragi Korintus

1 Kor 5:7-8, “Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.  Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.” Jika kita melihat kehidupan jemaat-jemaat di Korintus, mereka tidak mau membuang kebiasaan lama mereka. Demikian juga yang sering kita lakukan dalam kehidupan ini. Kadang kala kedagingan kita membuat kita tidak mau berubah. Padahal Tuhan menginginkan setiap untuk kita berubah

  1. Ragi Galatia

Gal 5:9, “sedikit ragi sudah menghamirkan seluruh adonan”. Kekristenan berbicara seperti kehidupan orang Galatia. Mereka masih terikat akan tradisi dan adat istiadat. Ketika kehidupan kita masih terikat dengan adat istiadat, kita tidak akan bisa merasakan kasih Tuhan secara utuh. Kita haus memiliki iman yang sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan. Bukan dengan symbol atau aksesoris yang kita punya, tapi benar-benar mengenal Kristus itu sendiri. Kita harus mengangkat ragi Galatia. Ragi ini berbicara tentang kehiupan yang melihat ibadah sebagai kegiatan rutin yang harus dihadiri, bukan karena kerinduan mereka dengan Tuhan

  1. Ragi Saduki

Kis 23:8, “Sebab orang Saduki mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang-orang Farisi mengakui kedua-duanya.” Jika kita masih memiliki ragi Saduki, dimana dia tidak percaya akan kebenaran Firman Tuhan, maka apa gunanya kita mengikutiNya? Kita harus membuang ragi Saduki, agar kita menjadi serupa dengan Tuhan. Milikilah karakter dan kehidupan seperti Kristus.

  1. Ragi Farisi

Luk 12:1, “Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-muridNya, kata-Nya: “Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.” Ragi Farisi berbicara tentang kepalsuan, dimana mereka sedang menggunakan topeng kemunafikan. Mereka terlihat baik di luar, tapi tidak sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Tuhan juga menggambarkan orang Farisi seperti kuburan tanpa adanya luluran di dalamnya. Firman Tuhan harus menjadi pedang bermata dua, yang mengevaluasi kehidupan kita sendiri dan kmudian kehidupan orang lain. Kadang kala ketika kita rajin mendengar dan membaca Firman, kita merasa bahwa diri kita lebih hebat. Padahal hal itu akan membuat kita semakin tinggi hati. Gereja adalah sebagai tempat untuk kita dapat memulihkan kehidupan kita. Ketika kita dipulihkan, kita bisa memulihkan kehidupan orang lain.

  1. Ragi Herodes

Mark 8:15, “Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Pada zaman dulu, para pengikut Herodes mempunyai sekte yang beranama Herodian. Mereka menganggap bahwa raja Herodes adalah Tuhan. Ketika raja Herodes mucul, semua akyat tampak memuji dan mengagungkan dia. Namun, ketika Herodes telah pergi dari padangan mereka, kata-kata hinaan dan hujatan muncul dalam diri mereka. Dengan kata lain, sekte Herodian hanya tampak baik ketika raja Herodes ada, namun menjelek-jelekan Herodes ketika dia tidak ada, ibarat seorang penjilat. Kadangkala kita lebih superior dan kita tahu banyak akan sesuatu yag kita kuasai. Hal ini bisa menjadikan ragi ragi Herodes dalam kehidupan kita.

 

Setiap dari kita sedang mengalami proses pemurnian melalui ragi-ragi yang ada di dalam kehidupan kita. Hal ini agar kita menjadi “adonan” yang baru. Buanglah seluruh ragi dalam kehidupan kita. Seperti dalam Mat 25 : 13, “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” Maukah anda membuang seluruh ragi dalam kehidupan anda?

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (22 Maret 2015) di GBI R.O.C.K Tampa

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s