Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Segera Bersihkan…Segera Selesaikan…

heart“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”
(Amsal 4 : 23)

Suatu ketika ada seorang pria telah di PHK oleh perusahaannya. Perasaan hatinya selalu murung dan suram. Mengetahui hal ini, istrinya merasa iba dan selalu memberikan dorongan semangat agar dia mau mencari pekerjaan yang baru. Tetapi pria tersebut selalu menolak, dia mengatakan bahwa dirinya masih belum siap menghadapi masalah. Suatu hari pria tersebut sedang melamun di rumah, mengetahui hal ini istrinya menyodorkan dua potong kemeja yang kotor terkena noda. Istrinya meminta tolong membantu membersihkan noda pada dua potong pakaian itu.

Istri : “Dua kemeja tersebut terkena noda kecap, tolong bantu saya untuk membersihkan.”

Kemudian pria itu membasahi dua kemeja tersebut lalu mengoleskan sabun cuci, menggunakan sikat untuk membersihkannya. Anehnya, baju yang satu hanya dengan perlahan disikat beberapa kali, noda kecapnya sudah hilang tidak terlihat lagi. Sedangkan baju yang satunya lagi, tidak peduli seingat apa dia menyikatnya, noda di atas baju tersebut tetap tidak bisa dibersihkan.

Pria ; “Istriku, aku bingung kenapa sama-sama terkena noda kecap, mengapa yang satu bisa hilang sedangkan yang lain tidak bisa hilang? Apa di karenakan bahan baju yang tidak sama?”

Istri : “Bukan suamiku, bahan kedua baju itu sama. Baju pertama, baru saja terkena noda kecap, jadi sangat mudah membersihkannya, sedang baju yang kedua terkena noda kecap selama satu minggu. Nodanya sudah meresap ke dalam serat kain, jadi sangat sulit dibersihkan. Sama halnya pakaian yang terkena noda itu, semakin kita membiarkan sebuah masalah, maka semakin lama menjadi semakin sulit diselesaikan. Semakin kita tenggelam dan larut dalam kesedihan, maka akan semakin sulit bagi kita untuk bangkit kembali dan membersihkan kehidupan kita yang bernoda kegagalan.”

Pria tersebut merasakan ketulusan dan kebaikan hati istrinya, dia lalu memeluk istrinya. Si pria itu akhirnya bersemangat kembali untuk segera menyelesaikan masalah yang dia hadapi dengan tidak membiarkannya berlarut-larut. Daripada terus tenggelam dalam kesedihan, dia mulai berusaha mencari pekerjaan yang baru, dan kini bukan lagi dengan sikap putus asa, namun dengan sikap yang positif dan semangat yang baru untuk tidak lagi menyimpan masalahnya namun segera menyelesaikan masalahnya.

Sobat Talenta, mungkin hidup kita tidaklah sempurna, mungkin ada beberapa noda kegagalan yang kita alami, mungkin juga ada kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat sehingga mengotori kehidupan kita. Mari tetap bersikap positif, jangan biarkan noda kegagalan ataupun kesalahan itu meresap begitu dalam di hati kita, sehingga membuat kita sulit untuk membersihkannya, sulit untuk bangkit kembali, dan membiarkan noda kegagalan atau kesalahan itu terus mengendap di hati atau pikiran kita.

Amsal berkata : “Jagalah Hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”! Kita harus punya hati yang kuat! Jika hati kita lemah dan gampang patah, maka kita tidak akan mampu melakukan hal-hal besar. Jika hati kita kuat, kita bisa hadapi banyak hal dalam kehidupan, dan bisa mengerjakan banyak hal.

Jadi, selagi masih mudah, mari segera kita lenyapkan semua noda kegagalan dan kesalahan itu dengan pertolongan Tuhan, dan jangan biarkan noda – noda itu mengendap terlalu lama sehingga mengotori kehidupan kita. Bagaimana menurut Anda?

Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s