Posted in Kotbah GBI ROCK Tampa, Rohani

Keberhasilan Hidup

Bpk. Budiman Koswara

 rockMatius 6:19-21, 19:16-26. Dua perikop ini menceritakan tentang hal mengumpulkan harta dan bagaimana orang kaya sukar masuk dalam kerajaan Surga. Ini adalah paradox tentang harta duniawi yang dimiliki oleh manusia. Mereka yang mengikut Tuhan, harus rela melepaskan apa yang berharga di dalam kehidupan mereka.

Dalam 2 Kor 8:9, “Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.” Ini adalah Firman Tuhan untuk menjadikan kita berhasil dan kaya dalam hidup ini. Kaya di sini bukan mengenai kekayaan duniawi, melainkan berkat Tuhan yang telah diberikan pada kita, seperti hubungan yang harmonis, keluarga yang bahagia, hidup sehat, dsb.

Yoh 3:16 mengatakan “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Ini menggambarkan pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa kita semua. Keselamatan dan kehidupan kekal adalah kekayaan yang Tuhan sediakan kepada kita.

Seringkali kita berpikir dan memiliki persepsi yang berbeda mengenai kata “sukses”. Beberapa orang menggambarkan kesuksesan dengan menilai kekayaan yang mereka miliki, seperti harta, mobil, dan keberhasilan dalam melakukan segala sesuatu. Mereka rela bekerja kerja hanya untuk mengejar kekayaan, tanpa memikirkan kesehatan dalam hidupnya. Lalu apa arti kesuksesan menurut Firman Tuhan? Coba kita lihat di dalam Amsal 3:16: “Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Raja Salomo menjelaskan orang yang berhasil dan sukses adalah orang yang mempunyai umur panjang, kekayaan, dan kehormatan.

Yoh 10:10, “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Ini adalah berkat Tuhan dengan memberikan kita jaminan hidup dalam segala kelimpahan. Lalu langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan untuk menjadikan kita kaya di hadapan Tuhan?

  1. Mulai Bersama Tuhan (Start with God)

Kej 39:2, “Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.” Dalam beberapa terjemahan, kata “berhasil” juga diartikan sebagai orang yang sukses dan makmur. Ketika kita memulai hidup kita bersama Tuhan, maka Tuhan akan membukakan jalan bagi kita, seperti kehidupan Yusuf.

  1. Perbesar Hatimu (Enlarge Your Heart)

Mat 6:21, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” Harta dan hati berada di tempat yang sama. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah: manakah yang lebih besar dalam kehidupan kita? Hati kita ataukah harta kita? Seperti halnya kepala dan ekor, dimana ekor akan mengikuti kemanapun kepala pergi. Begitu pula kehidupan kita. Kita seharusnya lebih mengutamakan hati kita karena kekayaan akan terus mengikutinya. Ketika kita memperbesar dan memperlebar hati kita, maka semakin besar pula harta kita.

  1. Jangan Mengejar Harta (Don’t Pursue The Wealth)

Amsal 23:4-5, “Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali.” Seringkali kita terlalu berfokus pada kekayaan duniawi. Ini semua adalah sia-sia. Semua yang fana, sewaktu-waktu akan bisa hilang. Demikian juga harta kita. Biarlah harta itu mengalir dengn sendirinya dalam kehidupan kita. Karena di dalam Mat 6:33, dikatakan bahwa “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

  1. Menjadi Saluran Berkat (Bless The People)

Mat 22:38-39, “Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Ketika kita mengasihi sesama, maka kapasitas hati kita akan menjadi besar. Hal ini membuat kita dipercaya untuk mendapatkan harta yang lebih besar lagi.

Sumber : Ringkasan kotbah Minggu (26 Oktober 2014) di GBI R.O.C.K Tampa

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s