Posted in Motivasi, Renungan, Rohani

Berhasil di Dunia dan di Surga

Heaven vs Hell

“Dan kamu, bapa – bapa, janganlah bangkitakan amarah di dalam hati anak – anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan”

(Efesus 6 : 4)

Seorang anak berusia 17 tahun sedang mengendarai mobil ke sebuah toko. Biasanya anak ini tidak pernah pergi sendirian karena dirinya belum begitu mahir mengendarai mobil, namun karena sopir yang biasa mengantar dirinya tidak masuk, maka ia memaksa pergi tanpa sepengetahuan orang tuanya. Ketika dalam perjalanan pulang, tiba–tiba ia melihat lubang di depan dan berusaha menghindarinya, namun karena kecepatan mobil terlalu tinggi, anak ini tidak dapat mengendalikan mobilnya, dan…BRAKKK…!!! Mobil yang ia kendarai menabrak pohon besar di pinggir jalan. Dengan segera orang–orang berdatangan untuk menolongnya. Darah bercucuran membasahi sekujur tubuhnya. Untungnya beberapa orang menemukan dompet miliknya beserta KTP nya, sehingga beberapa orang lalu menghubungi ibu dari anak tersebut.

Singkat cerita, akhirnya sang ibu datang di tempat kejadian beserta ambulans yang segera membawa anak itu ke rumah sakit. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, si anak yang berada dalam kondisi kritis itu berkata perlahan kepada ibunya, “Ma, apakah aku akan mati? Aku takut mati ma!” Di tengah suara sirine ambulans yang meraung–raung, ibunya yang terus menangis menjawab, “Tidak anakku, kau tidak akan mati, kau akan ditangani oleh dokter terbaik di kota ini”. Namun anak ini tetap saja ketakutan dan mengulangi pertanyaan itu sampai tiga kali, dan ibunya terus berusaha meyakinkan bahwa semuanya akan baik–baik saja.

Ketika keadaan anak ini sudah sangat kritis, kembali anak ini berkata dengan kekuatannya yang terakhir, “ma,…aku sayang mama,…dan mama selalu mengajariku cara berpakaian, mama mengajariku cara berdandan, dan mama juga mengajariku menari, tetapi kenapa sampai saat ini mama belum mengajari aku cara untuk menghadapi kematian?” Dan tak berapa lama kemudian anak itu menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya.

Sobat Talenta, apa yang dikatakan oleh gadis dalam kisah tadi sungguh merupakan suatu kenyataan yang sangat tragis. Namun, seringkali kita juga bertindak seperti ibu dari anak tadi, kita membekali anak–anak kita dengan pendidikan yang terbaik, kita membekali orang–orang yang kita kasihi dengan berbagai macam keahlian, namun yang menjadi pertanyaan penting adalah: sudahkah kita membekali mereka dengan pengetahuan yang benar tentang keselamatan, sehingga mereka dapat menghadapi kematian dengan tenang? Mari mulai saat ini, kita membekali anak–anak kita ataupun setiap orang yang kita kasihi dengan kebenaran Firman Tuhan, supaya mereka tidak hanya berhasil di dunia ini namun juga berhasil di surga. Bagaimana menurut anda?

Sumber : Based on Talenta Renungan Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s